Jalan-Jalan Sambil Embat Laptop

MALANG – Sembilan bulan namanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), Yanto alias Eko alias Nyambik, akhirnya berhasil diringkus petugas unit reskrim Polsekta Lowokwaru, akhir pekan kemarin. Warga Jalan Pisang Agung II Malang ini, ditangkap terkait kasus pencurian laptop dan play stasion (PS). Pemuda 27 tahun ini, dibekuk petugas di rumahnya. Saat diamankan, Yanto sama sekali tidak melakukan perlawanan. Dia mengakui aksi pencurian laptop dan PS milik Siti Anipah, 24 tahun, di Jalan Tepus Kaki Malang, pertengahan April 2012 lalu.
Kapolsekta Lowokwaru, Kompol Bayu Indra Wiguno mengatakan,  penangkapan Yanto ini, bermula dari tertangkapnya Krisnanda, warga Jalan Jaya Srani, Desa Sekarpuro, Pakis. Pemuda 21 tahun ini, ditangkap pada pertengahan Desember 2012 lalu bersama temannya Vero, 20 tahun, warga Pondok Mutiara Asri, Desa Pandanlandung, Wagir.
Keduanya dibekuk karena kasus perampasan tas dan dompet milik RR Saraswati, 20 tahun, yang kos di Jalan Tapak Jalak Malang. “Dari penangkapan keduanya itu, kemudian mengembang kalau  Krisnanda pernah mencuri laptop dan PS di Jalan Tepus Kaki Malang bersama Yanto. Berdasarkan pengakuannya itulah, lalu kami lakukan pencarian dan berhasil menangkapnya,” ungkap Bayu Indra Wiguno. Sementara itu, dalam pemeriksaan, tersangka Yanto mengaku kalau dirinya hanya diajak saja oleh Krisnanda. Malam itu sekitar pukul 00.30, dia yang bermain ke rumah Krisnanda, diajak diajak jalan-jalan dengan berboncengan sepeda motor.
Setelah keliling, mereka lalu berhenti di depan Jalan Tepus Kaki Malang, tempat kos korban. Yanto yang belum terbiasa mencuri, diminta untuk berjaga di atas motor. Sedangkan Krisnanda, bertugas sebagai eksekutor. Dia masuk melalui pintu depan yang tidak terkunci. Begitu berhasil mengambil laptop dan PS, keduanya lalu kabur. “Keesokan harinya PS itu langsung dijual seharga Rp 600.000 oleh Krisnanda, dan saya diberi bagian Rp 300.000. Sedangkan untuk laptop masih belum terjual dan disimpan di rumah Krisnanda,” kata Yanto. (agp/mar)