Ibu Rumah Tangga Edarkan Pil Dextro

KEPANJEN- Saat sang suami ditahan di Mapolres Malang, sang istri justru diringkus aparat karena mengedarkan pil dextro. Yaitu Munfatima binti Karis, 41 tahun, warga Dusun Pakel, Desa/Kecamatan Sumberpucung. Dia diamankan oleh anggota Satreskoba Polres Malang, Jumat (25/1) di rumahnya. Dari tangan tersangka,  petugas menyita 184 butir pil dextro. “Sekitar 100 butir, sudah dalam bentuk kemasan plastik dan siap dijual maupun diedarkan. Sedangkan sisanya, masih belum dikemas. Setiap kemasannya dijual dengan harga Rp 20.000,“ kata Kasatreskoba Polres Malang, AKP Pratolo Saktiawan SH.
Menurutnya, penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat sekitar yang resah terhadap aktifitas yang dilakukan oleh ibu dua anak ini, dengan melakukan jual beli pil tersebut di kalangan pelajar. Berbekal informasi dari warga itu, petugas melakukan penggerebekan di rumah tersangka. “Tersangka kami tangkap saat melakukan transaksi jual beli pil dextro itu. Dan dia pun tak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya,“ kata Pratolo. Usai diperiksa oleh anggota penyidik Satreskoba Mapolres Malang, wanita yang diketahui sebagai ibu rumah tangga ini tak ditahan dan diperbolehkan pulang kembali ke rumahnya.
Menurut Pratolo, tersangka tak ditahan karena tak memenuhi syarat subyektif penahanan. “Suaminya masuk penjara, sedangkan anaknya masih kecil-kecil dan tak ada yang merawatnya. Dia minta kalau ditahan, anaknya juga ikut. Untuk itu tersangka tak kami tahan dan diperbolehkan kembali pulang ke rumah usai diperiksa tadi,“ jelasnya. Meski tak ditahan, Pratolo memastikan proses hukum yang dijalaninya tetap lanjut dan berjalan seperti biasanya. Tersangka juga diwajibkan lapor sebanyak dua kali dalam sepekan. “Tersangka juga tak dikhawatirkan melarikan diri, terkait perkara yang menimpnya saat ini,“ terangnya yakin. (big/mar)