Hendak Nikah, Perampas HP Dibekuk

GIRING : Yudi alias Simon digiring seorang penyidik Satreskrim Polres Malang.
PAKIS– Rencana Yudi alias Simon, 22 tahun, untuk mengakhiri masa lajangnya 10 Maret nanti, pupus. Kemarin siang, dia ditangkap anggota Buru Sergap (Buser) Satreskrim Polres Malang di rumahnya, setelah dua tahun menjadi buronan. Menurut polisi, warga Dusun Plalar, Desa Sukoanyar Pakis itu, terlibat perampasan HP milik Lusiana, 30 tahun, warga Jalan Masjid RT01 RW04, Desa Dengkol, Singosari, 28 Desember 2010 lalu di jalan raya Desa Sumberpasir, Pakis. ”Dia beraksi dengan Hajir, temannya asal Pakis yang sudah ditangkap seminggu setelah kejadian itu,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah. Dituturkan perwira ini, korban saat itu naik motor sendirian menuju rumah saudaranya.
Saat tiba di lokasi kejadian, Lusiana menerima telepon. Usai bercakap-cakap lewat telepon, mendadak Yudi dan Hajir menghentikan motornya. HP yang dipegangnya dirampas dan dibawa kabur. ”Berdasarkan keterangan korban yang melapor ke Mapolsek Pakis, anggota kami mendapat informasi bila pelakunya adalah Hajir dan Yudi. Tersangka Hajir berhasil ditangkap, namun Yudi sudah kabur ke Jakarta,” terang Decky. Tersangka Yudi dan Hajir sendiri tergolong apes. Pasalnya, HP yang dijambretnya ternyata milik istri temannya. “Sebetulnya HP itu mau kami jual. Namun teman saya bernama Edi menanyakan HP itu. Kami baru tahu kalau HP itu milik istrinya,” ujar Yudi. (agp/mg1/mar)