Arak Sebotol, Bikin Kepala Bapak Pecah

KROMENGAN - Paimin 35 tahun warga Desa Jatikerto Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, sejak kemarin menghuni tahanan Mapolsek Kromengan. Dia terbukti memukul kepala bapak kandungnya sendiri Suroso 55 tahun hingga berdarah dan tak sadarkan diri di rumahnya
Menurut Kapolsek Kromengan, AKP Mujianta SH, menyatakan pelaku memukul korban dengan sebilah kayu besar. “Sebelum memukul korban, pelaku mengacungkan celurit kepada ibunya sendiri. Sedangkan barang bukti berupa kayu dan celurit dari lokasi kejadian, sudah kami amankan,“ katanya kepada wartawan kemarin.
Imformasi yang berhasil dihimpun, kemarin pagi sekitar pukul 05.30 WIB pelaku yang bekerja sebagai juru parkir di Pasar Kepanjen ini, pulang ke rumah dalam keadaan mabuk. Saat memasuki rumahnya, pelaku dimarahi Ibunya Suminah 53 tahun yang melarangnya agar tidak bermabuk-mabukan lagi.
Kesal lantaran dimarahi, membuat Paimin mengacungkan celurit kepada Ibunya. Otomatis, membuat Suminah berteriak dan meminta tolong. Suami Suminah, Suroso yang kaget mendengar teriakan itu, sontak keluar dari kamarnya dengan bermaksud melerai percekcokan antara ibu dan anak itu.
Begitu keluar dari kamar, tanpa dikomando tiba-tiba pelaku mengambil kayu dan langsung memukul ayah kandungnya itu. “Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, langsung mengamankan pelaku dengan membawanya ke Polsek. Sedangkan Suroso, dibawa ke klinik setempat, untuk mendapatkan perawatan intensif,“ ucap Mujianta.
Dihadapan penyidik yang memeriksanya, Paimin mengaku saat melakukan tindakan pidana itu dirinya tengah tak sadarkan diri dan di bawah pengaruh minuman keras. “Saya habis minum arak satu botol di pasar Kepanjen. Jadi saya tak sadarkan diri dan terbawa emosi saat itu,“ tuturnya.
(big/eno)