Dua Pencuri Dibekuk, Satu Didor

BEKUK : Polisi berhasil menangkap pencuri motor spesialis swalayan.

MOJOKERTO- Dua orang komplotan pencuri kendaraan bermotor (ranmor) dibekuk anggota Polres Mojokerto Kota di tempat berbeda. Bahkan satu dari dua yang merupakan pelaku ranmor spesialis swalayan dengan 15 Tempat Kejadian Perkara (TKP) terpaksa dilumpuhkan dengan timbah panas oleh polisi. Kedua pelaku tersebut masing-masing, Ali Mustofa bin Sulaiman, 37 tahun, warga Kalibaru, Kelurahan Kali Rungkut, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya dan Bait bin Sarbini, 39 tahun, warga Bendul Merisi Besar, Kelurahan Bendul Merisi, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya. Ali yang bertindak sebagai eksekutor dihadiahi timah panas polisi karena berusaha mencoba melawan saat akan ditangkap.
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Iwan Kurniawan mengatakan, Ali dibekuk terlebih dahulu sebelumnya akhirnya polisi berhasil menangkap tersangka kedua, Bait. "Kedua diamankan di rumah masing-masing dalam jangka waktu yang berbeda," ungkapnya kemarin. Keduanya diamankan, lanjut Kapolres karena wajah keduanya dikenali saat merusak kunci motor di parkiran Indomart di Jalan Raden Wijaya, Gatoel, Kota Mojokerto. Pelaku tak sempat membawa kabur motor Yamaha Mio milik korbannya yang sudah dirusak karena diteriaki korbannya saat mengetahui aksi pelaku.
"Bahkan sempat terjadi tarik menarik antara pelaku dan korban. Dari penyelidikan anggota, disita 11 motor hasil kejahatan kedua pelaku dan tiga buah kunci T yang diduga digunakan untuk merusak kunci motor korbannya, helm serta dompet dan empat buah handphone," jelasnya. Masih kata Kapolres, keduanya beraksi di 15 TKP dan sudah menjadi incaran petugas. Kawasan yang menjadi target operasi pelaku yakni Mojokerto, Kediri, Jombang dan Malang. Barang bukti berupa 11 motor, kunci T, dua helm, dompet dan empat handphone milik korbannya turut diamankan di Mapolres Mojokerto Kota. (bj/mar)