Dikalungi Celurit, Kalung Dirampas

TKP : Di depan rumah inilah, Sundari dirampok dua orang.

MALANG-  Aksi kawanan bandit jalanan makin tak terkendali. Kemarin siang, dua pelaku mengendarai sepeda motor Suzuki Satria, beraksi di Jalan Kolonel Sugiono Gang 3  Malang beraksi. Mereka menjambret kalung emas seberat 50 gram milik Sundari, warga sekitar. Wanita berusia 70 tahun ini menjadi sasaran aksi pelaku jambret saat berada di depan rumah miliknya sendiri. Akibat kejadian itu, anak menantu korban yang enggan namanya dikorankan tersebut, mengaku mertuanya mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta. “Ibu saya masih syok akibat kejadian tadi (kemarin). Bahkan tadi beliau juga sempat pingsan,” ungkapnya. Dijelaskannya, sebelum menjadi korban jambret sekitar pukul 13.00, dua orang berada di depan rumahnya. Satu orang mengetuk pintu rumah, sedangkan satu orang lain berjaga di atas motor.
Mendengar ketukan itu pertanda ada tamu, otomatis membuat Sundari membuka pintu. “Pelaku yang mengetuk pintu itu, tanya alamat. Tapi ibu saya tak mengetahui alamat itu, lantas menutup pintu pagar,“ kata dia. Saat menutup pintu pagar itu, pagar ditahan oleh pelaku. Kemudian mengalungkan celurit ke leher Sundari, pelaku meminta untuk menyerahkan kalung yang dikenakan. Dia pun menolak permintaan itu. Pelaku pun dengan cepatnya merampas kalung emas seberat 50 gram. Sukses merampas kalung itu, pelaku langsung ngacir dengan seorang lainnya yang telah menunggu di sepeda motor. “Ibu meneriaki kedua pelaku yang lari ke arah utara,“ ucap wanita itu singkat. Warga sekitar yang mendengar teriakan korban langsung berdatangan dan berusaha mengejar pelaku. Tetapi gagal lantaran pelaku sudah kabur jauh. “Kejadian jambret seperti ini sering terjadi di kampung ini. Ciri-ciri pelakunya juga hampir sama, memakai kendaraan dua tak, satu pelaku agar kecil dan satu lagi bertubuh sedang. Mereka berkulit hitam dan memakai helm teropong,” katanya.
Sementara itu, pagi kemarin dua jambret juga memperdayai seorang guru SD Negeri 03 Sumbermanjing Wetan, yakni Yayuk Rahayu, warga Desa/Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Wanita  58 tahun ini, menjadi korban jambret saat pulang dari toko. Akibat kejadian itu, kalung emas seberat 10 gram dan liontin seberat 4 gram miliknya raib dibawa kabur pelaku. Kejadian itu sendiri oleh korban kemarin langsung dilaporkan ke petugas Polsek Sumbermanjing Wetan.
"Laporan korban sudah kami terima, saat ini kami masih menyelidiki pelakunya dengan memeriksa saksi-saksi," ungkap Kapolsek Sumbermanjing Wetan, AKP Farid Fathoni.
Diperoleh keterangan, aksi jambret yang dialami korban terjadi sekitar pukul 07.00. Ceritanya pagi itu korban usai membeli pasta gigi di toko tak jauh dari rumahnya. Korban pulang dengan jalan kaki sendirian. Ketika di tengah perjalanan, langkah korban dihentikan dua pelaku yang berboncengan sepeda motor Suzuki Satria FU. Satu pelaku tidak memakai helm dan satu lagi yang di atas motor memakai helm.
Pelaku yang dibonceng turun dari motor, lalu berpura-pura menanyakan alamat seseorang. Belum sempat dijawab oleh korban, pelaku langsung merampas kalung yang dipakai korban. Begitu berhasil kedua pelaku langsung kabur ke arah Turen. Korban sendiri yang sadar telah menjadi korban jambret langsung berteriak. Meski didengar oleh warga sekitar, namun warga tidak berhasil mengejar pelaku yang sudah kabur jauh. "Sesuai pernyataan korban, kerugian yang dialami akibat kejadian itu sekitar Rp 7 juta," ujar mantan Kapolsek Pakisaji ini. (agp/mar)