Bobol Rumah untuk Beli Miras

BANTUR-  Sutopo, warga Desa Srigonco, Bantur dini hari kemarin diamankan oleh petugas Polsek Bantur. Pria berusia 37 tahun itu, diamankan petugas karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau belati berukuran besar. Dia ditangkap saat melintasi di Desa Rejoyoso, Bantur. “Yang bersangkutan (Sutopo) saat ini masih diperiksa oleh anggota kami. Sedangkan dia kami jerat dengan Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kedapatan membawa senjata tajam tanpa dilengkapi surat izin,” ungkap Kapolsek Banutr, AKP M Azwandi kepada Malang Post. Diperoleh keterangan dari Azwandi, penangkapan tersangka  bermula ketika petugas sedang melakukan patroli di sekitar Jalan Raya Desa Rejoyoso, Bantur sekitar pukul 00.30. Ketika patroli itu, petugas mencurigai Sutopo yang mengendarai sepeda motor honda Mega Pro, berboncengan dengan temannya. Karena dicurigai sebagai pelaku kejahatan, petugas langsung mengejar dan menghentikannya saat di jembatan Desa Rejoyoso. Ketika berhasil dihentikan itu, petugas lalu menggeledah tubuh keduanya. Saat digeledah itulah, petugas mendapati sebilah pisau belati yang disembunyikan di balik baju Sutopo. Lantaran tidak bisa menunjukkan surat izin membawa senjata tajam, serta dicurigai akan melakukan tindak kejahatan, Sutopo langsung digelandang oleh petugas ke Mapolsek Poncokusumo. “Alasannya senjata tajam itu, dibawa untuk sekedar jaga diri saja. Sedangkan seorang temannya lagi, setelah diperiksa kami lepaskan. Karena tak membawa sajam dan tak dicurigai,” tandas Azwandi. (big/mar)