Daihatsu Xenia Terbakar, Pengemudi Tewas

NGANTANG- Sebuah mobil Daihatsu Xenia terbakar di Dusun Kasin, Desa Jombok, Ngantang, Malang. Pengemudi mobil bernopol L 1807 T itu tak bisa diselamatkan. Dia tewas terpanggang di dalam mobil. "Identifikasi pengemudi atas nama Tio Lok Tjwin warga Simolawang 5, Surabaya," kata Kapolsek Ngantang, AKP Prayitno kemarin. Menurut dia, mobil terbakar saat kondisi lalu lintas sedang sepi. Pengguna jalan yang kebetulan melintas mencoba memadamkan api. Namun, api berkobar dengan cepat dan segera cepat melahap seluruh bodi mobil dan memanggang pengemudi masih berada di belakang kemudi. "Kami dapat laporan subuh, warga yang mengetahui pertama kali berusaha memadamkan api. Tapi tak mampu menyelamatkan korban," tambah dia.
Diduga kuat, saat itu korban hendak menuju wilayah Kabupaten Kediri. Sebab, posisi bangkai kendaraan mengarah dari timur (Malang) ke barat. Dari hasil olah TKP, kata Prayitno, pintu mobil diduga tidak dapat dibuka saat kendaraan itu terbakar. Sehingga pengemudi kesulitan untuk menyelamatkan diri. "Saat kami datang, korban sudah tinggal kerangka," tutur Prayitno. Untuk menyelidiki identitas dan kematian korban, petugas membawa jasad korban yang tinggal kerangka itu ke kamar jenazah RSSA Malang. "Kami juga temukan jam tangan milik wanita, semoga bisa menjadi bahan penyelidikan," lanjut Prayitno. Untuk mengamankan bangkai kendaraan petugas memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Sementara, Kasatlantas Polres Batu AKP I Gusti Made Merta, menjelaskan bila kebakaran itu diakibatkan arus pendek yang terjadi dalam mobil. ”Ini hasil penyelidikan sementara,” katanya. Made mengatakan, jika korban sebelumnya sempat singgah di Kota Malang dan bermalam di Batu, Sabtu (2/1) malam. Korban kemudian hendak meneruskan perjalanan menuju arah barat (Kediri). Tepat di lokasi kejadian, lanjut Made, mendadak mobil terbakar dan menewaskan pengemudi naas tersebut. "Ada saksi yang melihat percikan api di dalam kendaraan," sambung Made. Dia menambahkan, pihaknya juga telah meminta bantuan Polda Jatim untuk mengungkap kejadian ini. (mar)