Enam Warga Srimulyo Dibui

DAMPIT – Enam warga Dusun Purwosari, Desa Srimulyo, Dampit, sejak awal pekan kemarin mendekam di balik terali besi Mapolsek Dampit. Mereka dijebloskan ke dalam satu ruang tahanan setelah bersama-sama mencuri tiga ekor kambing milik Nuri, 35 tahun, warga Dusun Purwosari, RT11 RW07, Desa Srimulyo, Dampit. Keenamnya Umardi, 30 tahun, Didik Sudarwanto, 35 tahun dan Hendri Dwi Sasangko, 32 tahun. Ketiganya ini adalah otak sekaligus pelaku utama pencurian. Kemudian Widodo Handrisianto, 38 tahun, Munaji, 39 tahun, serta Sukiman, 63 tahun, yang ikut membantu menjualkan hasil curian. “Mereka berenam ini kami tangkap di rumahnya masing-masing. Itu setelah dari hasil penyelidikan di lapangan, kami mendapat petunjuk bahwa pelaku pencurian itu adalah Umardi. Begitu Umardi kami tangkap, lalu mengembang ke tersangka lainnya,” ungkap Kapolsek Dampit, AKP Indro Susetiyo.
Mantan Kapolsek Singosari ini mengatakan, selain keenam pelaku pencurian tersebut, petugas juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti. Diantaranya sepeda motor Honda Mega Pro, N 3157 EX dan sepeda motor Honda CB, N 4480 FS, sebuah tas besar, dua buah karung serta uang tunai hasil penjualan kambing sebesar Rp 722.000. “Dua sepeda motor itu ikut kami amankan karena digunakan sebagai sarana untuk mengangkut kambing hasil curian,” ujar mantan Kasatlantas Pasuruan ini.
Sementara itu, aksi pencurian tersebut terjadi pada 29 Januari lalu sekitar pukul 01.00. Saat itu, sebelum beraksi mencuri keenam tersangka ini terlebih dahulu berkumpul. Begitu kumpul semuanya, dengan jalan kaki mereka menuju ke kandang kambing milik korban. Setelah berada di lokasi, dua pelaku utama yaitu Umardi dan Didik Sudarwanto, bertugas masuk dengan merusak pintu kandang. Sedangkan pelaku lainnya bertugas menerima kambing yang dicuri.
Begitu mendapatkan tiga ekor kambing, untuk menghilangkan jejak kambing curian tersebut lalu dibawa ke Pasar Wajak yang kemudian dijual kepada seseorang. Uang hasil dari jualan kambing tersebut kemudian dibagi rata berenam. (agp/mar)