Duda Hamili Siswi SD

GIRING : Jainul Arifin digiring menuju tempat penyidikan.

SINGOSARI– Jainul Arifin, warga Dusun Blandit Timur RT08 RW04, Desa Wonorejo, Singosari, sejak Selasa (5/2) lalu meringkuk di sel Mapolres Malang. Pria 30 tahun ini, dijebloskan ke dalam tahanan setelah melakukan pencabulan terhadap gadis di bawah umur. Sebut saja namanya Intan, 14 tahun, tetangganya sendiri. Korban yang berstatus duda satu anak ini, melakukan perbuatan asusilanya mulai pertengahan 2012 lalu. Meski mengaku hanya sekali, namun akibat perbuatan bejatnya itu, kini korban yang diketahui masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) hamil lima bulan. “Tersangka Jainul Arifin ini, ditangkap petugas Reskrim Polsek Singosari di rumahnya setelah mendapat laporan dari keluarga korban. Namun karena kasusnya asusila, akhirnya dilimpahkan ke UPPA Polres Malang ini,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Soleh Mas’udi.
Menurut keterangan tersangka, hubungan antara dirinya dengan Intan itu adalah sepasang kekasih. Jainul mengaku hubungannya terjalin pada September 2012 lalu. Hubungan itu, diakuinya setelah korban menyatakan cinta kepadanya. “Dia bilang suka sama saya. Padahal dia sudah dijodohkan dan ditunangkan oleh orangtuanya. Tetapi, dia tidak suka dengan tunangannya itu,” tutur Jainul Arifin. Selang tiga hari setelah pacaran itu, tersangka mengajak korban untuk bermain ke rumahnya. Kebetulan saat itu rumah tersangka sedang sepi. Agar terlihat mesra dan perhatian, tersangka membelikan dua kilogram buah kelengkeng untuk korban. “Saya membelikan itu, karena dia yang minta,” tambahnya.
Setelah buah kelengkeng diberikan, tersangka lalu merayu korban dengan meminta izin berciuman. Permintaan itupun dijawab dengan anggukan kepala. Mungkin karena tak puas dengan ciuman, tersangka lalu mengajak korban untuk berhubungan intim. Perbuatan bejat Jainul ini terbongkar dari kecurigaan orangtua korban. Itu setelah melihat perkembangan kondisi tubuh anaknya. Begitu didesak dan korban menceritakan kalau dirinya tengah hamil hasil dari hubungan dengan Jainul, mereka melapor ke polisi hingga Jainul berhasil diamankan. (agp/mar)