Tagih Utang, Sales Gasak Uang

Bagus Suhartono

SINGOSARI– Bagus Suhartono, 31 tahun, warga Dusun Bendo, Desa Karangpandan, Pakisaji, sejak akhir pekan kemarin meringkuk di sel Mapolsek Singosari. Sales toko bangunan di Karangploso, Singosari ini, ditahan karena kasus pencurian uang. Korbannya Sujatmiko, 42 tahun, warga Desa Ardimulyo, Singosari. “Tersangka Bagus Suhartono ini, kami tangkap sesaat setelah mencuri. Barang bukti yang kami amankan darinya adalah uang sebesar Rp 3,6 juta,” ungkap Kapolsek Singosari, AKP Arif Eko Prasetyo. Aksi pencurian yang dilakukan Bagus ini, Jumat lalu itu terjadi sekitar pukul 12.30. Siang itu, Bagus berniat menagih utang ke toko bangunan Abu Nawas di Jalan Raya Randuagung Singosari. Namun toko masih tutup karena ditinggal pemiliknya salat Jumat.
Karena sudah terlanjur datang, Bagus memilih untuk menunggu. Pria bertubuh tambun ini menunggu di bengkel mobil yang ada di sampinginya. Setelah beberapa menit duduk menunggu, Bagus meminta izin pada karyawan di bengkel itu menumpang ke kamar kecil uang buang air kecil. Lantaran tidak curiga, Sujatmiko karyawan bengkel itu mengizinkan Bagus untuk ke kamar kecil. Setelah keluar dari kamar kecil itu, Bagus melihat ada celana di dinding. Karena dilihat di saku celana ada dompet, tanpa pikir panjang langsung dilihatnya. Selanjutnya ketika dilihat aman, uang dalam dompet sebesar Rp 3,6 juta itu diambil dan dimasukkan saku celana. Sedangkan dompetnya dikembalikan ke tempatnya semula.
Namun apes bagi Bagus ini, disaat mau kabur, langkahnya dihentikan oleh korban, yang sebelumnya melihat uangnya dalam dompet tidak ada. Meski awalnya Bagus sempat mengelak tuduhan pencurian itu, namun setelah digeledah dan ditemukan uang dalam celananya dia akhirnya mengaku. Selanjutnya bersama dengan barang bukti uang dia diserahkan ke petugas Polsek Singosari. “Sebetulnya saya sama sekali tidak ada niatan untuk mencuri. Namun karena saya kepepet butuh uang untuk bayar utang, akhirnya nekat mencuri,” kata Bagus. (agp/mar)