Komplotan Pencuri Cilik Dibekuk

TUNDUK : Keempat pelaku pencurian spesialis konter HP dan PS diamankan Polsekta Sukun.

Spesialis Bobol Konter dan PlayStation
SUKUN–  Komplotan pencuri cilik yang selama ini beraksi di tempat PlayStation (PS) dan konter HP, akhir pekan kemarin dibekuk anggota Reskrim Polsekta Sukun. Mereka ditangkap sesaat setelah beraksi mencuri di konter HP milik Budiono, 29 tahun, di Jalan S Supriyadi Malang. Ironisnya, dua dari empat pelaku itu, diketahui masih berstatus pelajar salah satu SMP swasta di Kota Malang. Usai diperiksa, mereka pun dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang Kota, kemarin. Keempatnya, FB, 15 tahun, warga Jalan Mawar Gg I Malang, Dwi Purwanto, 27 tahun, warga Jalan Letjen Sutoyo Gg III Malang serta dua tersangka yang berstatus pelajar, KB, 16 tahun, warga Jalan Tirtagangga Malang dan RP, 16 tahun, warga Jalan Letjen Sutoyo Gg III Malang.
Kapolsekta Sukun, Kompol Lukman Cahyono menjelaskan bila dari penangkapan tersebut, pihaknya mengamankan dua motor Yamaha Jupiter dan Honda Revo yang digunakan sebagai sarana untuk melakukan pencurian. ”Sedangkan barang curian, kami amankan dua HP, dua helm dan sisa uang Rp 9.000,” terangnya. Perwira ini juga menegaskan, pihaknya saat ini juga masih mengejar tiga orang anggota komplotan tersebut yang sudah kabur setelah mendengar beberapa temannya tertangkap. ”Identitasnya sudah kami ketahui. Sekarang masih diburu anggota,” tegasnya. Informasi yang dihimpun Malang Post, terungkapnya pencurian kawanan ini, bermula dari tersangka Dwi Purwanto dan RP yang beraksi mencuri di konter HP milik Budiono, Jumat (7/2)  sore sekitar pukul 15.00.
Saat itu, keduanya berangkat dari rumah dengan berboncengan motor. Tujuan mereka memang mencari sasaran pencurian. Setelah putar-putar, keduanya lalu berhenti di konter milik Budiono. Dwi Purwanto bertugas menunggu di atas motor. Sedangkan RP, berpura-pura sebagai pembeli dengan melihat-lihat HP. Disaat korban lengah, RP langsung mengambil HP yang kemudian menuju ke Dwi dan kabur. Namun aksi itu tak berjalan lancar, Budiono yang sadar HP miliknya dicuri langsung berteriak hingga didengar warga sekitar termasuk petugas Polsekta Sukun yang berjaga di kantornya. Warga dan polisi pun bersama-sama mengejar kedua pelaku hingga akhirnya Dwi dan RP berhasil ditangkap.
Dari penangkapan itu, kemudian muncul nama FB dan KB. Akhirnya petugas memburu keduanya berhasil menangkap di rumahnya. FB dan KB sendiri, ditengarai baru saja mencuri di konter milik Ahma Yunita, 24 tahun, di Jalan M. Jupri Malang, dengan menggunakan modus yang sama. Selain itu, dari keterangan mereka berempat juga keluar pengakuan kalau mereka pernah melakukan empat kali pencurian di wilayah Lowokwaru. Tiga kali di Jalan Candi Mendut Malang dan sekali di Jalan Mertojoyo Malang. “Di Lowokwaru itu, selain konter juga tempat PlayStation yang jadi sasarannya. Mereka juga pernah mencuri sepeda BMX. Aksi pencurian di Lowokwaru itu, dilakukan oleh tujuh orang,” terang salah satu penyidik. Barang hasil curian sendiri, diakui oleh mereka dijual kepada seseorang di Jalan Agus Salim Malang. Uang hasil penjualan itu, dibagi rata dan sisanya untuk membeli kopi serta rokok. (agp/mar)