Tak Kapok, Residivis Dibui Lagi

KEPANJEN- Pernah dihukum kasus tindak pidana pencurian burung pada tahun 2009 lalu, belum membuat Solihin, warga Desa Kambingan, RT 22 RW 2, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, kapok. Faktanya, pria berusia 25 tahun ini, kemarin kembali tertangkap karena mengulangi kasus yang pernah menimpanya dulu. Akibat perbuatannya itu, bapak dua ini harus kembali mendekam di tahanan Mapolres Malang. “Tersangka kami tangkap, karena melakukan pencurian burung yang dilaporkan Kamiso, yang merupakan warga satu desa dengan tersangka“ ujar Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Sholeh Mas’udi, kepada wartawan kemarin.
Tersangka menjalankan aksinya Kamis (7/2) siang. Sekitar pukul 13.30 siang yang bersangkutan keluar dari rumahnya berjalan menuju rumah Kamiso, yang diketahui sebagai ketua RT 22. Saat itu sudah muncul niat tersangka untuk mencuri burung kenari di rumah Kamiso. “Saat itu rumah Kamiso sedang sepi, saya mengambil 20 burung kenari di rumah itu,“ kata Solihin dihadapan penyidik yang memeriksanya. Aksinya itu, ternyata diketahui secara diam-diam oleh tetangga korban. Dan korban pun melaporkan kejadian itu keesokan harinya.
Rencanaya oleh tersangka, burung-burung itu akan dijual dengan seharga Rp. 200.000. “Belum sempat saya menjual burung itu, eh malah saya tertangkap terlebih dahulu. Mungkin ada yang mengetahui kejadian pencurian yang saya lakukan itu, sehingga saya dilaporkan,“ sesalnya dihadapan penyidik yang memeriksanya kemarin. Dia nekat melakukan perbuatan pencurian itu, dengan dalih butuh uang untuk menyambung hidupnya lantaran tak bekerja. “Ini terakhir kali saya mencuri burung. Sudah kapok lagi masuk penjara,“ janji Solihin. (big/mar)