Setahun Diburu, Residivis Curanmor Tertangkap

JAGA KETAT : Ali Muksin dijaga ketat dua petugas Polsekta Blimbing

MALANG–  Setelah hampir setahun diburu, Ali Muksin, warga Dusun Mulyosari, Desa Harjokuncaran, Sumbermanjing Wetan, akhirnya berhasil ditangkap anggota unit Reskrim Polsekta Blimbing, akhir pekan kemarin. Pria 35 tahun ditangkap karena terlibat pencurian motor (curanmor) Yamaha Mio, N 5285 AZ milik Setiawan, 30 tahun, warga Jalan Kemantren III Malang. Polisi juga menyita barang bukti motor Yamaha Mio yang sudah diubah nomor polisinya menjadi N 2203 CD. ”Kami masih periksa tersangka secara intensif,” tegas Kapolsekta Blimbing, Kompol Rofik Ripto Himawan, kemarin. Dijelaskannya, pencurian motor tersebut dilakukan 17 Maret 2012  ketika digunakan korban bertamu ke rumah temannya di Jalan Sumpil gang III A Malang.
”Korban sudah mencek motornya dalam keadaan terkunci. Namun, saat mau pulang sekitar 30 menit kemudian, dia sudah tidak melihat lagi motornya,” ungkap perwira muda itu. Dia lantas melaporkan pencurian motornya tersebut ke Mapolsekta Blimbing. Dari hasil penyelidikan intensif termasuk beberapa informasi yang masuk, polisi mendapat kabar bila pelakunya adalah Ali yang juga residivis kasus pencurian motor tahun 2011. ”Tersangka ditangkap ketika sedang tidur di rumahnya,” ujar mantan Kasatreskrim Polres Malang Kota ini.
Dalam waktu yang bersamaan, unit Reskrim Polsek Dau juga menahan dua tersangka pencurian motor. Yakni Maddillah, 35 tahun, warga Semboro, Jember dan Saifullah, 34 tahun, warga asal Pamekasan yang kos di Pasar Induk Gadang. Menurut Kapolsek Dau, Kompol Zein Mawardi, kedua tersangka mencuri motor Yamaha Jupiter Z, DA 3059 WH milik Etwing, di Jalan Mergo Basuki, Mulyoagung, Dau. ”Mereka merusak pintu garasi rumah kos mahasiswa Universitas Muhammadyah Malang saat korbannya tertidur lelap,” terangnya.  Namun nahas bagi kedua tersangka karena saat akan menjual motor itu ke Lumajang, mereka terjaring razia yang dilakukan oleh anggota Polres Lumajang. “Saat diperiksa keduanya tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan. Dan setelah diperiksa, mereka mengaku kalau motor itu hasil curian. Selanjutnya dengan barang bukti, mereka dilimpahkan ke Polsek Dau. Kami masih mengembangkan kasusnya,” pungkas Zein. (agp/mar)