Dua Pengojek Bisnis Togel

SENYUM : Meski dibui karena togel, Hadi dan Abdul Azis masih bisa tersenyum.
 
SUKUN- Sama-sama ngojek dan sama-sama masuk bui. Itulah yang dihadapi Hadi, 52 tahun dan Abdul Azis alias Sis, 34 tahun. Keduanya yang tinggal di Jalan Tugu, Wagir ini, ditangkap anggota reskrim Polsekta Sukun, Kamis (14/2) siang di pos ojek Jalan Bandulan Malang. Mereka tertangkap basah berbisnis judi togel. Saat melakukan penangkapan, polisi juga menyita barang bukti, mulai HP, kertas berisi nomor tombokan, bendel kupon togel dan uang Rp 70.000. Menurut Kapolsekta Sukun, Kompol Lukman Cahyono SIK, MH, kedua tersangka memang sudah diincar lama setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat. Informasi yang dihimpun, beberapa petugas melakukan pengintaian kepada Hadi dan Sis, setiap kali bukaan judi ini.
Apes bagi keduanya yang berprofesi sebagai pengojek ketika asyik merekap nomor tombokan di tempat mangkalnya, pos ojek Jalan Bandulan. Beberapa anggota yang melihat transaksi judi ini, langsung bergerak menangkap Hadi dan Sis. ”Kami kaget karena tiba-tiba ada orang datang dan membawa kami ke kantor polisi,” tutur Hadi. Mereka tidak berkutik sama sekali karena barang bukti togel ada di tangannya masing-masing. ”Saat itu saya memang hendak setor uang dan nomor tombokan ke Sis,” lanjut Hadi. Ketika diperiksa penyidik reskrim, Hadi dan Sis kompak menyebutkan nama Prapto yang menjadi orang dibelakang bisnis judi togel mereka. ”Kami setornya ke Prapto,” papar Sis. Nama yang disebutkan dua tersangka ini, hingga kemarin masih menjadi buruan beberapa anggota reskrim Polsekta Sukun. (mar)