Rektor : Kalau Berbuat Salah, Harus Ada Sanksi

TKP : Lokasi pesta miras mahasiswa.

UNIVERSITAS Kanjuruhan (Unikan) bergerak cepat terkait kabar adanya mahasiswa yang melakukan tindakan kekerasan. Saat ini pihak kampus sedang meminta bagian kemahasiswaan untuk menelusuri apakah benar ada mahasiswa mereka yang terlibat dengan hukum. ”Saya memang mendengar isu itu, tapi apakah benar itu mahasiswa kami masih akan dicari kebenarannya,” ungkap Rektor Unikan, Dr Hadi Sriwiyana. Sebenarnya kata dia, terkait keamanan di kampus, Unikan tidak hanya menyiagakan satpam saja. Tapi mereka sudah bekerjasama dengan Babinsa setempat untuk ikut menjaga ketertiban dan keamanan kampus karena mahasiswa Unikan berasal dari berbagai daerah dan juga beragam suku.
”Kalau memang ada mahasiswa kami yang berbuat kesalahan tentunya harus ada sanksi,” tegasnya. Apalagi lanjutnya, Unikan saat ini sedang gencarnya melakukan penanaman pendidikan karakter kepada mahasiswa. Termasuk juga pendidikan multikultural yang menjadi ciri khas kampus eks IKIP ini.  Sementara itu, Pembantu Rektor I Unikan, Prof Dr Tries Edy W mengaku belum menerima laporan kalau ada mahasiswanya yang mengalami masalah dengan hukum.  “Kami baru saja menggelar rapat pimpinan. Kalau memang ada mahasiswa kami yang bermasalah tentunya menjadi bahasan di rapat,” ungkapnya.
Menurutnya bisa jadi mahasiswa yang dikeluhkan bermasalah itu bukan mahasiswa Unikan. Mengingat ada banyak mahasiswa dari berbagai kampus yang tempat tinggal kosnya di sekitar Unikan. ”Kalau memang itu mahasiswa, kami pasti kami sudah menerima laporannya,” tegasnya. Disinggung tentang aktivitas di kampus yang sering dilakukan hingga larut malam, menurutnya bukan hal aneh. Karena memang jadwal perkuliahan di Unikan dijadwalkan sampai pukul 20.30. Kalau pun masih ada kegiatan mahasiswa seperti unit aktivitas mahasiswa yang dilakukan sampai malam hari maka hal itu sudah biasa terjadi. ”Tentu saja ada yang mengawasi kegiatan mahasiswa sampai malam hari, dan selama ini belum ada yang mengeluhkan hal itu,” urainya. (oci/mar)