Polsek Pakisaji Gagalkan Curanmor

MALANG– Petugas Polsek Tajinan, dini hari kemarin berhasil menggagalkan usaha pencurian dua sepeda motor yang terjadi di Jalan Ranugrati I Malang. Satu dari tiga pelakunya berhasil diamankannya. Yaitu Saiin, warga Dusun Sumber Perkul, Desa/Kecamatan Gedangan.
Pria 40 tahun ini, diamankan setelah terjaring razia petugas di Jalan Raya Desa Sumbersuko Tajinan. Selain Saiin, petugas juga mengamankan tiga unit sepeda motor. Diantaranya sepeda motor Honda Mega Pro yang dijadikan sarana beraksi, serta dua sepeda motor hasil curian, yaitu Yamaha Mio N 2903 BI serta Honda Tiger N 3871 CG. Sedangkan dua pelaku lainnya yang diketahui berinisial S dan R, berhasil kabur lewat jalan perkampungan.
Kapolsek Tajinan AKP Fatkhur Rohman, menuturkan ditangkapnya Saiin ini bermula saat petugas melakukan kegiatan razia di Jalan Raya Sumbersuko, Tajinan sekitar pukul 03.00. Ketika razia itu, petugas mendapati tiga sepeda motor sedang melintas berbarengan. Saiin mengendarai sepeda motor Honda Mega Pro, sedangkan dua temannya S dan R masing-masing mengendarai motor Yamaha Mio dan Honda Tiger. Karena ketiga kendaraan ini mencurigakan, petugas langsung menghentikannya. Saat dihentikan, S dan R yang ketakutan langsung kabur meninggalkan motor yang dikendarainya.
Sedangkan Saiin, yang tidak bisa kabur langsung diamankan. Saat digeledah Saiin didapati membawa senjata tajam jenis golok yang disembunyikan di balik bajunya. “Awalnya kami mengira kalau mereka kabur karena tidak membawa surat-surat. Tidak tahunya setelah kami kembangkan dengan memeriksa Saiin, diakui kalau mereka baru saja mencuri motor di wilayah Sawojajar. Dan dua motor Yamaha Mio dan Honda Tiger itu adalah hasil kejahatannya,” tambah Kanitreskrim Polsek Tajinan, Aiptu Adenan. Mendapat pengakuan itu, petugas langsung mengembangkan dengan mengkoordinasikan ke petugas Polsekta Kedungkandang.
Ternyata benar, dua sepeda motor Mio dan Tiger itu adalah milik Yopi Pratama, 20 tahun, warga Jalan Ranugrati I Kedungkandang. Dua sepeda motor tersebut dicuri oleh pelaku dengan cara merusak gembok pagar rumah terlebih dahulu. “Karena di wilayah Tajinan tidak ada TKP pencuriannya, maka dua sepeda motor yang sebelumnya dicuri itu akan segera kami limpahkan ke Polsekta Kedungkandang. Sedangkan Saiin tetap kami tangani karena kedapatan membawa senjata tajam,” paparnya. Sementara itu, meski sudah tertangkap namun Saiin tidak mau mengakui aksi kejahatan lain yang dilakukannya bersama kedua temannya yang kabur. Bapak satu anak  tetap ngotot kalau dirinya baru sekali mencuri. Padahal sesuai dengan ciri-ciri kendaraan warna hitam yang dipakai, dugaannya Saiin juga terlibat kasus jambret dan perampasan motor yang selama ini terjadi di Kota ataupun Kabupaten Malang. (agp/mar)