Razia Balap Liar, Amankan 159 Motor

KEPANJEN- Ratusan pembalap liar yang asyik ngetrek di kawasan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, dini hari kemarin kocar kacir mencoba melarikan diri dari kepungan petugas. Namun mereka tak berkutik, karena jalan tempat mereka biasa melarikan diri telah ditutup dan dikepung petugas. Alhasil, sebanyak 159 unit sepeda motor berhasil terjaring dalam razia yang dilakukan Polsek Kepanjen. Ulah para pengebut ini tak tak hanya membahayakan diri mereka sendiri, tapi juga pengguna jalan lainnya. Selain itu, kegiatan pembalap liar yang biasanya berlangsung tiap malam minggu itu, selama ini meresahkan masyarakat sekitar.
“Sekitar 159 unit sepeda motor itu, langsung diangkut menggunakan 16 truk oleh anggota kami untuk diamankan di Mapolsek Kepanjen,“ terang Kapolsek Kepanjen, Kompol Suyoto. Dia menambahkan, razia itu berlangsung mulai pukul 23.30 hingga 02.30 dengan menerjukan 29 anggotanya. Razia tersebut sengaja dilakukan setelah petugas mendapat laporan dari masyarakat yang resah dengan ulah para pembalap liar. Selain suara knalpot yang sangat nyaring sehingga mengganggu ketenangan beristirahat pada malam hari, aksi mereka juga sangat membahayakan pengguna jalan lainnya. Suyoto menjelaskan, selain mendapat laporan dari masyarakat, razia ini dilakukan bertujuan untuk meminimalisir angka kriminalitas seperti curanmor, penjambretan, tindakan asusila, dan perjudian.
“Kami juga ingin menghapus stigma negatif yang berkembang di masyarakat, tentang aktifitas di sekitar Stadion Kanjuruhan,“ bebernya. Dia menambahkan, pemilik kendaraan bermotor yang terkena razia tersebut, bisa mengambil kendaraan miliknya pada hari ini. Dengan syarat harus menunjukan STNK dan BPKB yang asli. “Kalau motornya masih kredit atau leasing, bisa meminta surat keterangan dari finance atau bank mengenai kendaraan tersebut,“ jelasnya. Sedangkan bila ada sepeda motor yang terazia itu bermasalah maupun terbukti hasil dari kejahatan, maka akan diproses secara hukum yang berlaku. (big/mar)