Minibus Nyemplung Jurang

NYEMPLUNG : Minibus masih ada di dalam jurang.

BLITAR- Sebuah minibus terperosok ke jurang sungai sedalam 7 meter di perbatasan antara hutan Maliran, Ponggok dengan Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Blitar. Beruntung, sopir seorang ibu rumah tangga, Widiana, 38 tahun, beserta dua anaknya, Ferdinan, 10 tahun dan Meliana, 5 tahun selamat. Ketiga korban hanya mengalami syok dan luka ringan di kaki dan tangannya. Peristiwa ini bermula saat mobil minibus, W 1541 NE yang dikemudikan Widiana, melaju pelan dari arah barat. Tepat di jalan turunan yang sempit, sebuah truk bermuatan pasir menanjak dan membuat korban panik.
Berniat tak ingin menabrak truk, dia menbanting stir ke arah kiri. Namun naas, pembatas jembatan tak mampu menopang beban mobil, hingga akhirnya terjatuh di kedalaman sekitar 7 meter. ”Saya panik, karena truk berada di tengah jalan, saya klakson tidak dihiraukan, akhirnya saya banting ke kiri langsung masuk jurang," katanya. Ibu tiga anak ini menambahkan, dirinya hanya berusaha menyelamatkan kedua anaknya yang duduk di sampingnya. Beruntung, posisi jatuhnya mobil tidak membuat bagian depan ringsek, hingga ketiganya selamat.
"Begitu mobil terjatuh, saya pikir kami tidak selamat. Begitu sadar, saya suruh anak-anak segera keluar lewat pintu depan karena kacanya pecah," lanjut dia. Sementara saksi mata, Erik, 29 tahun yang dikonfirmasi menuturkan, saat kejadian sopir sempat terjepit safety belt. Bersama warga akhirnya ketiga penumpang ini dievakuasi ke rumah warga yang berjarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian. "Dua anaknya sudah keluar mobil, tapi ibunya teriak minta tolong karena terjepit sabuk pengaman," papar . Kapolsek Sanankulon, AKP Agus Faisal mengatakan masih menyelidiki peristiwa ini. (dk/mar)