Satu Lagi Korban LPG Tewas

LAWANG- Korban tewas ledakan LPG di gudang distributor LPG, Jalan Dr Wahidin, Bedali, Lawang bertambah. Yulianto, 23 tahun, warga Purwodadi, Pasuruan menyusul dua temannya, Nuryanto, 23 tahun, warga Desa Sekarmojo Damar, Purwosari, Pasuruan dan Wahyu Widiantoro, 21 tahun, warga Dusun Krajan, Desa Sumberngepoh, Lawang meninggal dunia di ruang 16 RSSA Malang. Hampir sama dengan dua temannya, Yulianto juga mengalami luka bakar hingga 80 persen. Dari kematian Yulianto tersebut, tinggal  Ahmad Yusuf, 18 tahun dan Rizky Wijaya, 21 tahun, keduanya warga Dusun Krajan, Desa Sumberngepoh, Lawang yang masih bertahan hidup.
Petugas Polsek Lawang sendiri, hingga kemarin masih melakukan penyelidikan intensif di lokasi kejadian. Mereka juga dibantu tim Labfor Polda Jatim Surabaya. Selama olah TKP berlangsung, lokasi di sekitar rumah diamankan anggota Polsek Lawang dan Polres Malang. Tim Labfor keluar sekitar pukul 14.25 dengan membawa sejumlah benda dari dalam rumah. Antara lain pemanas air (water heater), fitting lampu, dan abu yang melekat di dinding dan lantai. Kapolsek Lawang, AKP Eko Suminto menjelaskan olah TKP tersebut dipimpin AKBP Sudi Haryono, langsung dari Puslabfor Jatim. “Pemeriksaan maupun olah TKP itu, berlangsung selama 1,5 jam. Semua barang bukti yang diambil, langsung dibawa ke Surabaya,“ ucapnya kemarin.
Suminto menjelaskan, proses hasil olah TKP itu nantinya akan diketahui secara lisan, dalam jangka waktu tiga hari kedepan. Ia pun hingga saat ini belum memastikan penyebab dari kebakaran tersebut. Termasuk ada dugaan ledakan akibat penyuntikan yang sekiranya dilakukan oleh para pegawai di ditributor LPG tersebut. “Saat ini penyebab kebakaran itu masih diselidiki. Termasuk kita juga masih menunggu hasil dari Puslabfor Jatim,“ tegasnya.