Mayat Misterius Tergantung di Songgoriti

MENGGANTUNG : Korban menggantung ditemukan masih mengenakan jaket hitam kombinasi biru.
BATU- Sesosok mayat ditemukan menggantung di Hutan Kembangan (jurang Songgoriti), Kelurahan Songgokerto, Kota Batu kemarin petang. Dugaan sementara korban meninggal bunuh diri dengan cara menggantung di atas kain. Polisi belum menemukan keanehan dari hasil pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Dwi Nur Cahyo warga RT04 RW02 Songgoriti yang tengah merumput. Posisi mayat berada di jurang dengan kemiringan sekitar 80 derajat. Dwi mencium bau tak sedap di sekitar lokasi kemudian mendapati mayat menggantung dalam kondisi membusuk. “Saya temukan sekitar pukul 16.00. Saya curiga karena mencium bau tak sedap, saat naik ada mayat sudah dikerubuti tawon dan lalat hijau,” katanya. Dia langsung melaporkan temuan itu ke Sekretaris RT02 RW02 Songgoriti, Rudi Koplo. Pria ini lantas melapor ke polisi yang kemudian mengevakuasi lewat Villa Kalendra (selatan Candi Songgoriti).
Warga sendiri merasa curiga bila mayat itu menjadi korban pembunuhan karena posisinya yang tak wajar. “Yang aneh mayat itu menggantung di cabang pohon yang kecil, kelihatan seperti digantung, sejauh ini bukan warga saya,” selidik Rudi Koplo. Ciri-ciri korban bunuh diri sendiri mengenakan penutup kepala (kerpus), jeket hitam kombinasi biru, celana kain serta sepatu warna coklat. “Belum ada yang mencurigakan, meskipun kaki korban tidak rapat dan tangannya tidak menggenggam. Penyebab kematiannya baru bisa diketahui setelah diotopsi,” jelas Kapolsek Batu, AKP Slamet Riyadi. Menurut dia, cuaca hujan membuat pihaknya tak sempat memeriksa identitas korban. Begitu diturunkan dari alat gantung berupa kain sarung, mayatnya langsung dibawa ke rumah sakit. “Kalau gantung diri pakai kain kan bisa molor, kita akan otopsi untuk temukan bekas luka,” tandasnya. (ary/mar)