Dua ABG Bobol MI Al Ulum

JAGA l Kedua tersangka pencurian beserta dengan barang buktinya.

Penangkapan
MALANG - Pembobol gedung MI Al Ulum, di Jalan Khoudul Ulum 48, Tlogowaru - Kedungkandang, berhasil dibekuk petugas Reskrim Polsekta Kedungkandang, Kamis (21/2) lalu. Tersangkanya dua ABG, yakni Muhammad Mudzakir, 19 tahun, warga setempat dan Achmad Adi Sucipto, 19 tahun, warga Jalan Kertanegara, RT07 RW04, Tlogowaru - Kedungkandang.
Keduanya ditangkap di rumahnya masing-masing. Selain mereka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa enam lonjor besi betoneser sepanjang 12 meter, yang sudah dijual oleh keduanya. "Kami masih mengembangkan kasusnya. Sebab sesuai laporan ada 20 lonjor besi yang hilang dicuri. Namun kedua tersangka ini hanya mengaku mencuri enam lonjor saja," ujar Kapolsekta Kedungkandang, Kompol Sutiono.
Pencurian sendiri, terjadi 16 Februari lalu sekitar pukul 23.00. Kedua tersangka yang sudah merencanakan pencurian ini, terlebih dahulu janjian ketemuan. Setelah bertemu dengan jalan kaki keduanya langsung menuju gedung MI Al Usman. Setelah tiba, mereka masuk ke dalam gedung melalui jendela. Selanjutnya keduanya masuk dan mengambil betoneser yang ada di dalam gedung. Besi itu sendiri adalah bahan untuk merenovasi sekolah. Begitu berhasil, untuk menghilangkan jejak besi tersebut lalu disembunyikan di semak-semak sejauh 20 meter. Baru esok paginya sekitar pukul sembilan pagi, keduanya kembali untuk mengambil besi curian itu yang kemudian dijual kepada tukang rongsokan di daerah Wonokoyo - Kedungkandang seharga Rp 112.000.
"Uang hasil penjualan itu sedianya akan kami bagi dua untuk beli jajan. Namun karena kami mendengar warga ramai soal pencurian itu, uang hasil penjualan itu masih tersimpan," tutur kedua tersangka. Terungkapnya aksi pencurian itu sendiri, bermula dari laporan pihak sekolah ke Polsekta Kedungkandang. Berangkat dari laporan itu petugas lalu melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi. Dari hasil penyelidikan ada salah satu saksi yang sempat mengetahui kedua tersangka membawa besi. Selanjutnya berdasarkan informasi itu petugas lalu menangkap keduanya. (agp/mar)