Disiram Bensin, Curanmor Nyaris Dibakar

BARANG BUKTI :  Manu melihat motor yang dicurinya dan (foto kanan) saat dia dibawa ke rumah sakit.

KEPANJEN- Manu, warga Jalan Gadang 10 A  Malang, kemarin siang babak belur dihajar warga Desa Mangunrejo, Kepanjen. Pria berusia 37 tahun ini, dijadikan bulan-bulanan warga setelah kepergok mencuri sepeda motor Yamaha Mio, N 4365 EE milik Rupiah, 50 tahun, warga sekitar. Beruntung petugas Polsek Kepanjen yang mendapat laporan segera datang ke lokasi untuk mengamankan tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini dan membawanya ke rumah sakit. Selanjutnya bersama barang bukti sepeda motor curian, tersangka digelandang ke Mapolsek Kepanjen. Tersangka saat ini masih diperiksa penyidik.  ”Kasusnya masih kami kembangkan, karena ada dugaan aksinya lebih dari sekali,” ujar Kapolsek Kepanjen, Kompol Suyoto.
Diperoleh keterangan, aksi pencurian yang dilakukan Manu ini terjadi sekitar pukul 10.30. Saat itu tersangka lewat ke Desa Mangunrejo, Kepanjen, dengan niatan mencari pekerjaan. Dia datang sendirian dengan jalan kaki. Ketika melintas di depan rumah korban, Manu melihat sepeda motor milik korban yang diparkir di teras. Dilihatnya, kunci kontak masih nyantol di lubangnya. Melihat itu, timbul niatan jahat Manu untuk membawa kabur motor tersebut. Selanjutnya setelah melihat kondisi sekitar sepi, pelaku lalu mengambil motor itu yang kemudian membawanya kabur. Apes dialaminya, saat mengambil itu aksinya dipergoki oleh tetangga korban yang kemudian berteriak maling. Mendengar teriakan itu, warga yang berada di dalam rumah semburat untuk mengejar tersangka.
Pada akhirnya pelaku berhasil ditangkap oleh warga yang naik pitam. Dia lantas digebuki ramai-ramai dan disiram bensin hendak dibakar. Nyawanya berhasil selamat saat polisi datang untuk mengamankannya. Meski demikian, wajah Manu babak belur hingga dia dilarikan ke RSUD Kanjuruhan untuk dirawat. Suyoto menjelaskan, pihaknya masih mendalami dan menyelidiki keterlibatan tersangka dengan kasus tindak pidana lainnya. Sebab, di dompet tersangka, polisi menemukan beberapa kartu ATM yang bukan miliknya. Diduga kuat, semua kartu ATM itu merupakan hasil tindak kejahatan seperti penjambretan. Dihadapan penyidik yang memeriksanya, Manu mengaku baru kali ini melakukan tindakan pencurian motor. Sedangkan “Saya gelap mata melakukan pencurian itu. Karena saya tak kunjung mendapatkan pekerjaan tetap. Pekerjaan saya sebagai tukang parkir sekarang, tak cukup untuk biaya hidup,” kilahnya.  (big/mar)