Out Of Control, Tewas Tabrak Trotoar

OLAH TKP : Petugas Laka Lantas Polres Malang Kota melakukan olah TKP dan motor milik korban diperiksa.
MALANG- Diduga out of control, seorang pengendara motor Honda Astrea Prima, pagi kemarin tewas. Sunarso, 61 tahun, pengendara motor ini meninggal dunia setelah motor yang dikendarai menabrak trotoar pembatas jalan di Jalan Basuki Rahmat Malang. Warga Jalan Jaksa Agung Suprapto Gg II Malang ini, menderita akibat luka serius di kepala. "Saat dibawa ke rumah sakit, tadi kondisinya memang sudah tak sadarkan diri," ungkap Satrio, salah seorang pegawai toko dekat TKP. Kecelakaan sendiri, terjadi sekitar pukul 08.15. Pagi itu, dengan mengendarai sepeda motor,  N 4893 CA, korban berniat berangkat kerja. Dia bekerja sebagai sopir mobil salah satu gereja di kawan Pasar Loak Comboran. Mungkin karena terburu-buru, korban yang dari arah utara ini melajukan motor dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian dengan kondisi jalan yang menikung ke kiri, korban yang seharusnya belok malah justru lurus. Akibatnya postep sebelah kanan motor menabrak trotoar pembatas jalan.
Saking kerasnya benturan itu, membuat motor oleng dan korban langsing terpelanting sejauh enam meter dengan kepala membentur jalan. Sedangkan motor korban sendiri terpelanting sampai sejauh 33 meter. Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung menolong dengan membawa korban ke IRD RSSA Malang. Sedangkan sebagian warga lain melaporkan kejadian itu ke polisi. Tetapi baru beberapa jam dirawat nyawa korban sudah tidak tertolong. "Sepeda motor itu memang melaju kencang. Saat kejadian kondisi jalan sepi, dan motor korban tidak ada yang menabrak atau menyerempet. Saya sendiri sampai teriak minta tolong saat mengetahui korbannya jatuh di jalan," tutur Lainem, 60 tahun, pembantu di Toko Riang yang menjadi saksi kejadian itu, karena posisinya saat itu sedang menyapu teras. (agp/mar)