Tiga Hari Raib, Tewas Mengapung

TKP : Di sungai inilah, Wiji ditemukan tewas.

KEPANJEN- Warga Dusun Ketapang, Desa Sukoraharjo, Kepanjen kemarin pagi gempar. Di sungai Molek yang melintasi desa tersebut, ditemukan sosok mayat berjenis kelamin perempuan. Ternyata, mayat itu bernama Wiji, 75 tahun, warga sekitar yang diketahui hilang sejak Jumat (22/2) lalu. Informasi yang dihimpun, Wiji ditemukan pertama kali oleh Zaki, 21 tahun, warga RT01 RW02, Desa Sukoraharjo, Kepanjen yang hendak memancing. Saat melemparkan kail ke dalam sungai, tiba-tiba dia dikagetkan dengan sesosok mayat yang terapung. Zaki lantas langsung melaporkan penemuan mayat itu ke Ketua RW02, Junaidi dan diteruskan ke Polsek Kepanjen. Dibantu warga sekitar untuk menarik mayat tersebut, mayat Wiji bisa dievakuasi 500 meter dari tempat Zaki memancing ikan.
Menurut Pujianto, 42 tahun, anak kandung korban mengatakan ibunya hilang sejak hari Jumat (22/2) pagi. “Seperti biasanya, setiap pagi ibu saya pergi ke tegalan yang ada di samping rumah tak pamit. Setelah ditunggu habis Juma’tan, beliau kok tak kunjung pulang. Untuk itu, saya berniat mencarinya di tegalan, siapa tahu terjatuh,“ ujarnya. Setelah meyusuri dikeseluruhan tegalan itu, Pujianto tak kunjung menemukan ibunya. Lantas membuatnya melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Kepanjen pada sore harinya. Dia pun terpaksa menunggu perkembangan petugas dalam usaha mencari ibundanya tercinta itu. Ditengah dia menunggu, kemarin pagi dikejutkan dengan kabar penemuan ibunya yang dalam kondisi tak bernyawa di aliran Sungai Molek.
Diduga, Wiji kepleset saat melintasi sungai Molek dengan kedalaman 2 meter itu. “Ibu saya tak mengalami sakit ataupun pikun. Beliau jarang ke sungai Molek. Di rumah juga ada toilet yang bisa untuk mandi. Jadi saya heran, mengapa ibu kok bisa sampai di sungai Molek,”jelas Pujianto. Sementara itu, Kapolsek Kepanjen, Kompol Suyoto menyatakan, hasil pemeriksaan sementara, diduga korban terpeleset saat melitasi sungai Molek dan tenggelam. “Tak ada bekas penganiayaan yang ada di tubuh korban. Keluarga korban telah ikhlash dan setelah diperiksa tadi, langsung dimakamkan,” terangnya. (big/mar)