Ibu Anak Terbakar

BANTUR - Nasib tragis Senin malam lalu, menimpa ibu-anak warga Dusun Ringin Dranjang, RT06 RW02, Desa Bandungrejo, Bantur. Nanik Inayati, 29 tahun, dan anaknya Farel Aji Purnomo, 5 tahun. Keduanya harus dirujuk ke RSSA Malang, akibat mengalami luka bakar serius setelah kamar tidurnya terbakar. Hingga kemarin, keduanya masih menjalani perawatan intensif di ruang 16 RSSA Malang. Nanik mengalami luka bakar di sekujur tubuh, sedangkan anaknya mengalami luka bakar di wajah, pantat, kedua tangan serta kakinya. Kapolsek Bantur AKP M Azwandi, mengatakan peristiwa yang dialami ibu-anak tersebut, terjadi sekitar pukul 18.00. Bermula saat keduanya sedang tertidur lelap di dalam kamar.
"Sebelum tidur,  ibunya sempat menyalakan lilin untuk penerangan kamar. Padahal kondisi listrik tidak padam. Lilin dinyalakan karena permintaan anaknya yang mengalami keterbelakangan mental. Anaknya ini memang tidak suka memakai lampu. Setiap harinya untuk penerangan memakai lilin atau lampu senter. Kebetulan malam itu menggunakan lilin," terang Azwandi. Saat keduanya tidur lelap inilah, kemungkinan lilin jatuh lalu menyambar kain sprei yang kemudian membakar kamar. Mengetahui ada api, Nanik tidak bisa berbuat banyak kecuali hanya berteriak.
Kejadian itu, baru diketahui oleh ayah Nanik yang saat itu sedang duduk santai di ruang tamu. Mendengar teriakan serta melihat ada asap keluar dari kamar, ayahnya lantas mendobrak pintu kamar yang terkunci dari dalam. Begitu pintu terbuka dan melihat ada api, ayahnya lantas berteriak minta tolong hingga didengar warga sekitar. Selanjutnya dengan air seadanya warga lalu berusaha memadamkan api. Setelah api padam, warga lantas melarikan kedua korban ke Puskesmas Pagak. Namun karena lukanya cukup serius, lalu dirujuk ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Tetap karena tetap tidak sanggup kedua korban kemudian dirujuk ke RSSA Malang. (agp/mar)