Anak Kos Bunuh Pemilik Rumah

TEWAS : Jenazah Kasmini dimasukkan ke dalam ambulans dari kamar mayat RSSA Malang.

SINGOSARI-  Lukman Hakim, 24 tahun, kos di Jalan Dusun Bodean Krajan RT04 RW01, Desa Toyomarto, Singosari ditangkap anggota reskrim Polsek Singosari, di tempat asalnya, Desa/Kecamatan Kedungkedang, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Senin (25/2) malam. Mantan pekerja pabrik mebel di dekat tempat kosnya itu, dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap Kasmini, 72 tahun, ibu kosnya, Sabtu (23/2) lalu. Akibat penganiayaan tersebut, Kasmini yang sempat dirawat di RSSA Malang, dini hari kemarin mengembuskan nafas terakhirnya. Perbuatan nekat itu, diakui Lukman dilakukan seorang diri. Dia mengaku geram dengan kelakuan korban yang suka marah dan menuduhnya mencuri beras.
”Selain itu, dia suka menanyakan uang kos yang belum saya bayar,” katanya. Saat rumah dalam kondisi sepi, pemuda ini lantas menghampiri korban yang sendirian. Tanpa banyak kata, tubuh dan kepala wanita renta itu dihajarnya dengan kayu patahan kaki meja. Meski korban berteriak kesakitan, Lukman tidak menghentikan perbuatannya. Dia baru berhenti ketika korban terjatuh dan terdiam. ”Selanjutnya saya seret tubuhnya ke dalam kamar. Di sana, saya naikkan ke atas tempat tidur dan saya tata telungkup,” terang dia. Untuk menutupi perbuatannya, Lukman langsung mandi. Tidak berapa lama, Aris, teman kosnya pulang dari tempat kerja. Begitu mengetahui Aris pulang, tersangka meminta untuk diantarkan ke jalan raya untuk naik kendaraan menuju Jombang.  
Kejadian itu terungkap, saat Aris kembali ke rumah kosnya tidak melihat keberadaan ibu kosnya. Spontan, Aris membuka pintu kamar Kasmini. Alangkah kagetnya dia tatkala melihat ibu kosnya sudah tergeletak tidak berdaya dengan tubuh penuh darah. Takut dicurigai, dia lantas memberitahukan hal ini ke warga sekitar dan polisi. Kapolsek Singosari, AKP Eko Prasetyo mengatakan, kasus ini terungkap setelah melakukan olah TKP dan penyelidikan yang cukup mendalam. ”Dari keterangan-keterangan saksi yang kami dapat, kecurigaan memang mengarah kepada tersangka Lukman. Apalagi, saat kejadian, dia minta diantarkan pulang. Dari dasar itulah, dia ditangkap di rumahnya. Kepada petugas, tersangka mengaku melakukan penganiayaan itu,” paparnya. (sit/mar)