Bian - Diah Ngotot Ingin Cerai

KEPANJEN- Hubungan rumah tangga vokalis band D’Bagindas, Beni Riyanto alias Bian dengan istrinya, Samrotul Sardiah alias Diah, sudah tak bisa dipertahankan lagi. Setelah, keduanya tak hadir dalam sidang mediasi ketiga yang berlangsung di Pengadilan Agama (PA) Negeri Kabupaten Malang, kemarin siang. Saat sidang yang dimulai pukul 11.00 itu, masing-masing hanya diwakilkan oleh pengacaranya. Baik itu pengacara Bian, yakni Khusdariano SH. MH. Mhum, dan pengacara Diah, Arifin SH, sama-sama menyampaikan keinginan dari kliennya untuk bercerai ataupun berpisah. “Bian sebenarnya juga mengajukan gugatan cerai ke PA Kabupaten Malang, hanya saja sudah kedahuluan oleh istrinya Diah. Sehingga gugatan yang saya ajukan, ditolak oleh panitera,” ungkap Khusdariano, kepada wartawan kemarin. Dia menambahkan, Bian sudah bertekad bulat, untuk tak meneruskan kehidupan rumah tangganya bersama Diah.
Lebih lanjut Khusdariano menjelaskan, masalah pelik yang yang dihadapi saat ini besarnya pengeluaran Bian untuk anaknya, Cinta Kanaya, bila nanti majelis hakim telah memvonis perceraian. Seperti diatur dalam UU perkawinan, lantaran Kanaya masih belum berumur 12 tahun, maka hak asuh secara otomatis jatuh kepada ibunya, Diah. “Kalau Diah meminta per bulan sebesar Rp  5 juta untuk biaya hidup Kanaya, terlalu besar. Untuk itu, kami tawar sebesar Rp 4 juta untuk dua bulan. Kalau Kanaya tiba-tiba membutuhkan biaya tak terduga seperti sakit, otomatis Bian akan memberi uang tambahan. Lah itu kan memang anaknya sendiri,” beber pria berkacamata ini.
Disinggung mengenai ketidak hadiran Bian dalam persidangan kali ini, Khusdariano menjelaskan kliennya saat ini sedang sibuk beraktifitas bersama bandnya. “Bian saat ini masih manggung konser di Kalimantan. Untuk itu, dia tak bisa datang ke Malang, dan mengikuti persidangan kali ini,“ jelasnya. Sama halnya dengan Khusdariano, Arifin mengakui kliennya Diah, juga ingin secepatnya berpisah dari Bian. “Keinginan Diah, adalah bercerai. Hanya saja, kami harus mengikuti proses yang dijalankan oleh majelis hakim,“ tandasnya. Dia mengatakan, sebenarnya Diah bersedia hadir dalam persidangan ketiga kali ini.
Hanya saja setelah dia memperoleh kepastian informasi tak datangnya suaminya itu, maka Diah memutuskan untuk tak datang ke PA. “Buat apa Diah kesini (PA), kalo Biannya tak datang. Jadi saya suruh untuk tetap di rumah saja, agar tak capek,“ tegas Arifin.  Ketidak hadiran keduanya dalam persidangan kemarin, membuat majelis hakim yang dipimpin H. Maskur SH itu, mengagendakan sidang mediasi kembali pada hari Kamis (14/3) mendatang. Langkah itu diambil oleh hakim, untuk menghidarkan keduanya dari perceraian. (big/mar)