Pencuri Rumah Tetangga Ditangkap

BARANG BUKTI  : Sutrisno menunjukkan barang bukti BPKB dan kontak motor.

PAKIS - Tiga kali keluar masuk penjara, ternyata belum membuat Sutrisno alias Sutris ini kapok. Faktanya, Rabu malam lalu dia kembali berurusan dengan polisi untuk kali keempatnya. Warga Dusun Curah Ampel, Desa Ampeldento, Pakis ini, ditangkap petugas Reskrim Polsekta Blimbing. Pemuda 24 tahun in diringkus karena disinyalir melakukan pencurian di wilayah Polsekta Blimbing. Namun setelah menjalani pemeriksaan maraton, aksi pencurian yang dilakukan bapak satu anak ini ternyata berada di wilayah Pakis. Selanjutnya bersama barang bukti BPKB motor serta dua kunci kontak motor yang diamankan, tersangka diserahkan ke Polres Malang.
"Dia ditangkap di perempatan Jalan LA Sucipto, Malang ketika sedang pesta miras dengan teman-temannya. Awalnya memang dia kami curigai sebagai pelaku pencurian di wilayah Blimbing. Tetapi setelah kami periksa, tidak ada TKP di wilayah kami (Polsekta Blimbing)," ungkap Kanitreskrim Polsekta Blimbing, AKP Nanang Widodo. Dalam keterangan tersangka, BPKB serta dua kunci kontak motor tersebut dicuri di dalam rumah Dedik, 29 tahun, tetangganya yang berjarak sekitar 20 meter. Aksi pencurian dilakukan sekitar dua pekan lalu sekitar pukul 18.30. "Saya melakukan pencurian itu sendirian," aku Sutrisno.
Pencurian sendiri, dilakukan ketika rumah korban dalam kondisi sepi. Saat itu korban dan keluarganya sedang keluar rumah. Tersangka mengetahui rumah dalam kondisi kosong, setelah melihat pintu pagar depan rumah tutup dan digembok. Berharap bisa mendapatkan uang banyak, tersangka langsung melancarkan aksinya. Modusnya, dia masuk dengan melompat dinding samping. Setelah itu tersangka masuk ke dalam rumah lewat pintu depan yang terbuka. Begitu berada di dalam, dia lantas menuju ke kamar yang kemudian mengobrak-abrik seisi kamar.
Karena uang dan perhiasan yang dicari tidak ada, tersangka lantas mengambil BPKB dan dua kontak. Setelah itu tersangka kabur lewat jalan semula.
"BPKB itu kalau memang laku dijual, ya sedianya akan saya jual," tutur Sutrisno. Pria yang bekerja sebagai kuli bangunan ini sendiri, empat kali ini masuk penjara. Pertama 2005 karena kasus penganiayaan, lalu 2006 juga kasus penganiayaan, ketiga 2011 kasus pencurian dan terakhir kasus pencurian di rumah tetangganya. Sementara itu, informasi yang diperoleh dari salah satu petugas Polres Malang yang kemarin menjemput tersangka di Polsekta Blimbing mengatakan kalau tersangka Sutris ini sudah menjadi target operasi (TO). Bahkan sebelum ditangkap petugas Polsekta Blimbing, tersangka ini sempat dua kali digrebek di rumahnya namun selalu berhasil kabur. (agp/mar)