Maling Rumah Kosong Pesta Pora

MALANG – Wilayah Kecamatan Kedungkandang terus dijajah kawanan penjahat. Setelah sebelumnya dua rampok berhasil memperdayai ibu-anak, akhir pekan kemarin giliran kawanan pencuri spesialis rumah kosong yang pesta pora. Itu setelah mereka berhasil menggasak barang berharga senilai sekitar Rp 80 juta.
Hasil tersebut setelah mereka menyatroni rumah di Jalan Selat Sunda III, Blok D3-47, RT03 RW11, Kelurahan Lesanpuro, Kedungkandang milik Imroatul Mufida, 48 tahun. Kasus pencurian itu sendiri, saat ini sedang dalam tahap penyelidikan petugas Reskrim Polsekta Kedungkandang.
“Saya tidak berani memberi komentar, takut salah. Karena ibu dan bapak sedang keluar. Tetapi kemarin setelah kejadian, langsung dilaporkan ke polisi,” ujar anak korban ketika ditemui di rumahnya kemarin siang.
Diperoleh keterangan, aksi pencurian sendiri terjadi siang hari ketika rumah dalam kondisi kosong. Korban dan suaminya sedang berangkat kerja. Sementara kedua anak perempuan korban saat itu juga sedang sekolah.
Pelaku yang diperkirakan beraksi lebih seorang ini, diduga sudah merencanakan dan mengerti dengan kondisi rumah korban setiap harinya. Pelaku masuk dengan melompat pagar yang kemudian masuk ke dalam rumah dengan merusak pintu samping.
Setelah berada di dalam rumah, pelaku lalu mengobrak-abrik isi rumah dan berhasil mendapatkan beberapa barang jarahan. Diantaranya uang tunai Rp 40 juta, satu buah handycam merek Sony, dua buah HP Nokia, satu gelang berlian, beberapa kaos pria, jaket Toyota serta dua buah parfum merek Bulgari dan Boss.
Begitu mendapatkan semua barang yang diincarnya, pelaku kemudian kabur lewat jalan semula. Kejadian pencurian itu sendiri baru diketahui sore harinya sekitar pukul 15.00, ketika salah satu anak korban pulang sekolah. Melihat kondisi rumahnya berantakan dan yakit telah kemalingan, saksi lantas menghubungi orangtuanya yang kemudian diteruskan dengan melaporkan ke petugas Polsekta Kedungkandang. “Pelakunya lewat pintu samping sini mas,” tutur anak korban yang tidak mau menyebut namanya sembari menunjuk pintu samping.(agp/nug)