Rem Blong,Bus Nyaris Masuk Sungai

BATU - Gara-gara rem blong, bus bertuliskan TNI-AL yang ditumpangi komunitas penumpang KA Tanggulangin Sidoarjo nyaris masuk sungai di Jalan Soekarno Mojorejo Kota Batu, sore kemarin. Bus bernomor 7007 V tersebut terhenti setelah menabrak pagar pembatas jembatan.
Akibat kecelakaan tersebut, bus mengalami kerusakan parah. Kaca depan hancur dan mengalami pesok pada beberapa sisi. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut, hanya beberapa penumpang yang mengalami luka ringan akibat terkena serpihan kaca.
Selain itu kecelakaan mengakibatkan Jalan Soekarno Mojorejo mengalami kemacetan panjang. Saat terjadi kecelakaan hingga evakusi, jalur utama di Kota Batu sangat padat. Itu karena sore hari bersamaan dengan wisatawan dari objek wisata dan hotel berniat kembali ke kota masing-masing. "Saya hampir setengah jam berada di sini dalam kondisi macet. Tidak tahunya ada kecelakaan di sebelah bawah (Mojorejo)," tegas Sampurno, sopir bus pariwisata asal Surabaya.
Sementara itu Wagiman, sopir bus yang mengalami kecelakaan menyebutkan, dia membawa 20 orang warga Tanggulangin Sidoarjo untuk melakukan rekreasi di Songgoriti. Sepulang dari objek wisata itu, kendaraan tetap berjalan normal.
Ketika melintas di Jalan Soekarno atau 500 meter sebelah barat pertigaan Pendem, dia mengetahui rem tiba-tiba blong. Dia sedikit panik karena kendaraan di depanya sangat padat dan jalan masih menurun.
Tanpa harus berfikir panjang, pria setengah baya ini membanting stir ke kiri.Kendaraan itu akhirnya menabrak pembatas jembatan sehingga membuat seluruh penumpang kaget.
"Saya harus membanting stir ke kiri karena rem tiba-tiba blong. Kalau banting ke kanan jelas akan bertabrakan dengan kendaraan dari depan karena waktu itu sangat padat," tegas Wagiman.
Informasi yang diterima, warga Tanggulangin menyewa bus bertuliskan TNI -AL ini. Dalam sehari, uang sewa bus tersebut sebesar Rp 800 ribu. "Bus ini menyewa, satu hari Rp 800 ribu," tegas salah satu warga Tanggulangin. (feb/nug)