Malang Post

Tak Pakai SS, Badan Tersiksa

Share
TERTANGKAP : Pahong bersama barang buktinya.

Narkoba
KROMENGAN- Pernah dihukum karena mengkonsumsi narkoba, belum membuat Ahmad Rifa’i alias Pahong, warga Desa Jatikerto, Kromengan, jera. Faktanya, pria berusia 44 tahun ini, kemarin kembali tertangkap karena mengulangi kasus yang pernah menimpanya dulu.  Akibat perbuatannya itu, bapak dua ini harus kembali mendekam di tahanan Mapolres Malang. “Dari tangan tersangka, petugas Satreskoba Polres Malang mengamankan barang bukti berupa satu alat bong, satu toples yang berisi bekas SS, satu alat pembakar SS, dan satu HP,” ungkap Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Sholeh Mas’udi. Menurutnya, petugas berhasil mengamankan tersangka, atas pengembangan salah seorang pengedar yang sudah tertangkap terlebih dahulu. Pengedar yang saat ini belum bisa dieskpos serta  disebutkan namanya lantaran masih dalam pengembangan penyidik ini, menyebut menjual SS kepada beberapa nama, salah satunya Pahong.
Berbekal informasi itu, petugas mengintai gerak-geraik pria selama satu pekan. Setelah kemarin dia diketahui menggunakan SS, beberapa petugas pun menggerebek di rumahnya kemarin. ”Tahun 2006 lalu, saya ditangkap polisi dan dihukum selama 1,5 tahun penjara karena konsumsi. Lalu saya keluar di awal tahun 2008. Dipertengahan tahun 2008, saya ditangkap lagi mengonsumsi SS dan keluar dari penjara, awal tahun 2011 lalu,” beber Pahong tanpa ada rasa penyesesalan sedikit pun.  Tersangka yang mempunyai dua anak ini menjelaskan, kalau dia tak pakai SS selama satu bulan saja, badannya akan terasa panas. “Saya pakai SS, satu bulan rata-rata dua kali. Kalau tak punya uang ya tidak pakai. Saat tidak pakai itulah, badan saya tersiksa karena terasa panas. Ya namanya ketagihan mau gimana lagi,” ujarnya. (big/mar)  
comments

This content has been locked. You can no longer post any comment.