Anak Kecelakaan, Rp 10 Juta Raib

MALANG- Penelepon gelap kembali memakan korban. Suciati, 51 tahun, warga Jalan Candi Kusuma  Malang harus merelakan uangnya sebesar Rp 10 juta, akibat ditipu mentah-mentah oleh pelaku yang berpura-pura sebagai anggota polisi lalu lintas. Kejadian sendiri, berlangsung di ATM Bank Mandiri di Jalan Jaksa Agung Suprapto Malang, kemarin. Diperoleh keterangan, peristiwa bermula ketika siang itu anak korban tidak ada di rumah. Korban sendiri yang tidak menyangka bakal menjadi korban penipuan, tiba-tiba mendapat telepon dari seseorang yang mengaku sebagai anggota polisi. Tidak hanya itu, dalam telepon yang diterima korban, dijelaskan jika anaknya terlibat kecelakaan lalu lintas.
Karenanya, petugas akan melakukan penahanan kepada anaknya tersebut. Hanya saja, jika korban bisa menyediakan uang Rp 30 juta, rencana penahanan itu akan dibatalkan dan memulangkan korbannya.  Korban yang panik mendengar kabar itu, kontan tanpa pikir panjang langsung menerima mentah-mentah kabar melalui via telepon tersebut. Suciati sendiri yang tidak memiliki uang sebanyak itu, lantas tawar-menawar dengan si penelepon. Hingga akhirnya, disepakati jika uang yang akan ditransferkan sebesar Rp 10 juta.
Dari situlah, korban pun langsung menstrasferkan uang dengan nominal sebesar kesepakatan terakhir yakni Rp 10 juta. Dari bukti pengiriman uang, diiketahui jika uang itu masuk ke rekening pelaku dengan menggunakan nama M Yunus.  Sementara aksi penipuan sendiri baru terungkap, saat korban mendapati anaknya pulang ke rumah. Saat itu, kondisi anaknya malah jauh berbeda dari yang dikabarkan via telepon. Setelah ditanya, baru diketahui jika korban menjadi sasaran aksi penipuan. (sit/mar)