Spesialis Curanmor Antarkota Digulung

MALU : Beberapa pelaku curanmor
SURABAYA- Enam pelaku spesialis pencuri kendaraan bermotor (ranmor) di Surabaya dan sekitarnya dibekuk. Satu diantaranya terpaksa dihadiahi timah panas karena berusaha melawan saat akan ditangkap. Keenamnya yakni, Suprambodo (pimpinan kelompok ranmor yang ditembak kakinya), Ardi Setiawan dan Prawi Santoso ditangkap saat beraksi di Malang, Danu Agus Setiawan dibekuk di Surabaya. Serta Komarus Jaman dan Muhasid yang ditangkap saat melancarkan aksinya di Bangkalan. Menurut, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Heru Purnomo, tersangka Suprambodo ditangkap setelah bergerilya melakukan pencurian motor roda dua sebanyak 30 kali. Selain itu, Mbodo sebutan tersangka kabarnya memegang 2 kelompok tersangka ranmor yang meresahkan masyarakat. ”Suprambodo ini mempunyai dua kelompok spesialis ranmor yang sudah beraksi di 30 Tempat Kejadian Perkara (TKP)," katanya kepada wartawan di Mapolda Jatim, kemarin.
Dia juga menjelaskan, para tersangka yang dibekuknya memiliki wilayah aksi yang berbeda dan tidak saling mengenal sesama pelaku. "Kebanyakan dari mereka tak saling kenal," tambah Heru. Sebelum membekuk Mbodo, polisi terlebih dulu menangkap Ardi Setiawan, Prawi Santono di Malang pada 8 Februari 2013. Kemudian tersangka Danu Agus Setiawan di Surabaya, Komarus Jaman dan Muhasid di Bangkalan. Dari keenam tersangka, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya, 10 unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan dan sebagai kendaraan untuk mencari 'mangsa', kunci T dan senjata tajam jenis pisau. "Modusnya klasik yang digunakan para tersangka, yakni, merusak kunci dengan kunci T. Tapi tidak segan-segan jika ketahuan akan menggunakan sajamnya untuk melukai," pungkas Heru. (dk/mar)