Pemuda Sidoarjo Dikeroyok

BERDARAH : Abdul Bukhori diamankan
MALANG – Abdul Bukhori, 25 tahun, kemarin sore menjadi korban pengeroyokan sekelompok pemuda tak dikenal di Stadion Gajayana Malang. Warga Jalan Merpati, Gedangan – Sidoarjo ini, dijadikan bulan-bulanan saat sedang duduk-duduk santai bersama dua temannya. Akibat peristiwa pengeroyokan tersebut, kepala korban robek dan terus mengeluarkan darah. Sedangkan mata sebelah kirinya lebam. Sementara dua temannya yang diketahui bernama Totok dan Aldi, berhasil melarikan diri saat puluhan pemuda ini memukuli temannya. Setelah kondisi korban babak belur dan tak sadarkan diri, aksi pemukulan itu baru berakhir. Korban sendiri akhirnya ditolong oleh seorang pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas. Dia selanjutnya dibawa ke Polres Malang Kota. Namun sampai Polres Malang Kota, korban yang sedianya akan dibawa ke IRD RSSA Malang, supaya mendapat perawatan lukanya ini menolak.
Korban yang tercium bau alkohol di mulutnya, malah meminta mandi. Setelah mandi dia langsung minta pulang. “Di rumah sakit apa membayar pak. Kalau membayar saya tidak bawa uang. Nanti kalau keluarga saya kesini malah marah. Lebih baik saya pulang saja naik angkot pak,” tutur Bukhori. Menurut dia, kedatangannya ke Malang ini adalah diajak oleh dua temannya, Totok dan Aldi. Tujuannya tak lain adalah melihat pertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, antara Persema Malang melawan Persebaya Surabaya. “Setelah nonton bola itu, kami sedianya mau pergi ke Kota Batu. Kami bertiga berangkat dari rumah naik bus turun di Terminal Arjosari, lalu ganti naik angkot dan turun di Stadion Gajayana. Sebetulnya saya ini tidak pernah nonton bola, tetapi kenapa tadi diajak kok mau,” terangnya. (agp/mar)