Pelaku Pengeroyokan Dipecat

MALANG– Dovi Marcela, 21 tahun, yang dilaporkan melakukan pengeroyokan terhadap Prayogo Dwi Prijambodo ini, tidak hanya terancam akan dipenjara. Tetapi warga Jalan Kapi Woro, Sawojajar, Malang ini, juga harus kehilangan pekerjaan. Dia dikeluarkan dari perusahaan outsourcing PT. WIS Malang. “Setelah kejadian Minggu malam itu, esok harinya Dovi langsung kami cut sebagai karyawan kami. Sejak saat itu dia sudah bukan karyawan kami,” ungkap Operasinal Manager PT. WIS, Galuh Irawan, kemarin sore. Dia menambahkan, bahwa Dovi Marcela itu sebenarnya bukan office boy (OB) Malang Town Square (Matos). Tetapi Dovi itu adalah karyawan outsourcing PT WIS yang diperbantukan di Matos.
“Sebagai bentuk tanggungjawab kami atas kejadian ini, dia langsung kami keluarkan,” ujar Galuh. Untuk proses hukum terkait tindakan kekerasan yang dilakukan Dovi, pihak PT WIS sudah lepas tangan. Pasalnya kejadian itu berada di luar tempat pekerjaan dan sudah pulang bekerja.  “Kalau untuk itu, kami sepenuhnya menyerahkan ke pihak kepolisian. Biarkan prosedur hukum tetap berjalan. Yang jelas atas kejadian ini, pihak PT. WIS merasa dirugikan oleh tindakan Dovi,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, hanya karena cewek, Prayogo Dwi Prijambodo babak belur, akhir pekan kemarin.
Warga Jalan Grindulu Malang ini menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan Dovi Marcela, 21 tahun, warga Jalan Kapi Woro, Sawojajar, Malang dan beberapa orang temannya. Akibat pengeroyokan itu, hidung pemuda 23 tahun tersebut sampai retak. Kasus pengeroyokan itu sendiri, kini sedang dalam tahap penyelidikan petugas Satreskrim Polres Malang Kota. Selain kasus pengeroyokan, korban juga mengadukan tindakan tidak menyenangkan. Dia diteror dan diancam melalui SMS dan telpon oleh pelaku. (agp/mar)