Bobol Rumah, Nyaris Dimassa

KARANGPLOSO-  Kepergok mencuri, M Yusron, 35 tahun, warga Kelurahan Bareng, Klojen dan Samsul Ikhsan, 31 tahun, warga Mergosono, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun, nyaris babak belur dihajar massa. Keduanya ketahuan mencuri rumah yang ditinggal penghuninya di Karangploso Regency, milik Imam Sukandar, warga Surabaya. Akibat perbuatan yang dilakukan, keduanya harus mendekam di tahanan Mapolsek Karangploso. “Saat ini kedua tersangka masih diperiksa secara intensif oleh penyidik. Karena mereka berdua diduga tak kali ini saja melakukan pencurian rumah tak berpenghuni,“ kata Kapolsek Karangploso, AKP Sugeng Hardiyanto, kemarin. Diperoleh informasi, awalnya kedua pelaku yang menaiki motor Yamaha Jupiter nopol N 4698 BL, berkendara memasuki kawasan perumahan itu sekitar pukul 13.00 kemarin. Kemudian keduanya diketahui berputar-putar beberapa kali, di sekitar Karangploso Regency. Setelah itu, berhenti di depan rumah milik Imam Sukandar. “Kemudian mereka berdua mencoba mengetok pintu pagar. Setelah ditunggu beberapa lama, penghuninya tak keluar. Karena rumah itu memang sedang ditinggalkan penghuninya,“ kata Sugeng. Setelah memastikan rumah itu kosong, keduanya melancarkan aksi jahatnya. Berbekal linggis dan celurit yang dibawa dari rumah, keeduanya lompat pagar kemudian mencongkel jendela. Setelah jendela berhasil mereka buka, kemudian masuk dan menguras beberapa barang berharaga yang berada di dalam rumah. Seperti perhiasan, kipas angin, dan blue gas. Hanya saja apes menimpa keduanya saat mengeluarkan LCD 29 inci. Saat mengeluarkan barang itu, keduanya dipergok oleh satpam dan beberapa warga sekitar. Mendengar langkah warga dan satpam ke rumah itu, membuat keduanya langsung berlari dengan membawa sepedanya. “Saat keduanya kabur, salah seorang satpam menubruk speda motor tersangka dari belakang langsung terjatuh,“ beber Sugeng. Keduanya terjatuh, dan nyaris dimassa, bila tak terselamatkan oleh petugas patroli dari Polsek Karangploso yang melintas. Keduanya pun digelandang ke Mapolsek Karangploso dan dijebloskan ke dalam tahanan. (big/mar)