Rp 10 Juta Ditukar Gelang Emas Palsu

TUTUP MATA : Muhammad Subai menutup matanya sambil menunjukkan dua gelang emas palsu.

SINGOSARI– Seorang dukun palsu Kamis (7/3) lalu diamankan anggota Reskrim Polsek Singosari. Yakni Muhammad Subai, 65 tahun, warga Dusun Gebyak RT02 RW05, Desa Purwoasri, Singosari. Dia menipu korbannya dengan modus bisa mendatangkan emas batangan. Korbannya yakni Yudi Winarto, 33 tahun, warga Desa Ngembal RT07 RW06, Wajak. Selain Yudi, diperkirakan masih ada beberapa orang yang telah menjadi korbannya. Hanya saja, sampai kemarin baru Yudi yang melapor ke petugas Polsek Singosari. “Sebetulnya masih ada korban penipuan lainnya, namun pengakuan tersangka saat ini masih plin-plan. Kami tetap akan mencari tahu siapa korban lainnya. Dan untuk barang bukti yang kami amankan adalah dua gelang palsu yang terbuat dari tembaga, kain kafan dan peralatan mistik lainnya,” ungkap Kapolsek Singosari AKP Arif Eko Prasetyo.
Informasi yang diperoleh, penipuan tersebut dilakukan sejak Mei 2012 lalu. Berawal ketika Yudi Winarto, kehilangan dua sepeda motornya. Kemudian dia diberitahu oleh temannya, kalau di wilayah Singosari, ada orang pintar yang bisa mencaritahu keberadaan sepeda motornya. Karena percaya, Yudi pun lalu mencari rumah tersangka. Begitu ketemu dan diutarakan apa permasalahannya, tersangka lantas menyanggupi dan berjanji bisa membantu. Korban diminta untuk menunggu selama dua pekan. Namun sampai dua minggu berlalu, ternyata sama sekali tidak ada hasil. Sebaliknya saat ditanyakan ulang, Subai justru menawarkan bisa mendatangkan emas batangan. Tetapi syaratnya korban harus menyerahkan uang sebesar Rp 2,5 juta.
Uang tersebut alasannya untuk membeli peralatan mistik seperti minyak jin, kain kafan dan bunga. Setelah uang diberikan, selang sepekan kemudian tersangka meminta uang lagi dengan alasan sama hingga empat kali dan totalnya Rp 10 juta. Begitu uang sudah terkumpul sebesar itu, korban kemudian diberi kain kafan. Katanya kain putih tersebut untuk mengambil emas dan korban disuruh menunggu selama 40 hari.
Tetapi setelah 40 hari berlalu, saat ditanyakan korban malah diminta menunggu lagi selama sepekan. Alasannya emasnya masih disepuhkan di Kota Malang. Dan tepat sepekan ditagih, korban kemudian diberi dua gelang emas. Namun ketika dicek, ternyata gelang itu terbuat dari tembaga. Korban pun yang sadar telah tertipu lantas mencari keberadaan tersangka. Namun tersangka sudah lebih dulu kabur ke Kalimantan. Karena merasa tertipu, korban kemudian melapor ke petugas Polsek Singosari. Berdasarkan laporan itu petugas lalu mencari Subai, dan baru tertangkap Kamis lalu ketika pulang ke rumahnya. (agp/mar)