Dampingi Suhadi, PDIP Tunjuk Penasehat Hukum

KEPANJEN- Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, Hari Sasongko  akhirnya angkat bicara terkait kasus dugaan penggelapan mobil yang melibatkan salah seorang kadernya, yakni H.M. Suhadi SE, MAP. Meski Suhadi sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Malang, Hari Sasongko masih saja membela anggotanya itu.
“Kami masih menjunjung tinggi asas pra duga tak bersalah, terhadap saudara Suhadi,“ ujar Hari Sasongko kepada Malang Post  kemarin. Bahkan pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang itu, akan memberi bantuan hukum, terhadap Suhadi yang saat ini masih aktif menjadi Anggota Komisi A, DPRD Kabupaten Malang.
“Informasi yang saya peroleh baru saja, dari DPD PDIP Jawa Timur sudah menunjuk penasehat hukum untuk mendampingi Suhadi. Hanya saja, hingga saat ini saya belum tahu siapa yang menjadi penasehat hukum Suhadi,“ beber Hari yang menjanjikan akan mencari tahu siapa yang ditunjuk menjadi pengacara Suhadi.
 Diperoleh informasi, Suhadi yang saat ini tercatat berdomisili di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang itu, sudah lama tak mengikuti kegiatan bersama partai dengan logo kepala banteng bermoncong putih itu.  “Intinya, kami tak pernah mengurusi kepentingan personal maupun pribadi, setiap anggota maupun kader kami. Otomatis, saya pribadi tak mengetahui keberadaan dia (Suhadi),“ tandas hari.
Hingga saat ini, pengurus DPC PDIP Kabupaten Malang, belum bertindak tegas terkait kasus yang melibatkan Suhadi, termasuk statusnya sebagai tersangka. Seperti menonaktifkan dari keanggotaan partai dan juga melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW), sebagai anggota Komisi A, DPRD Kabupaten Malang saat ini.“Kami belum membahas PAW maupun menonaktifkan Suhadi, dari anggota kepartaian,“ tukas Hari. Dia menjelaskan, pengurus akan memonaktifkan Suhadi, bila yang bersangkutan sudah diputus bersalah oleh pengadilan. “Itupun hukumannya minimal haru lima tahun penjara baru bisa dilakukan penonaktifkan dari keanggotaan partai maupun PAW di DPRD Kabupaten Malang,“ pungkasnya. (big/nug)