Ditegur Malah Pukuli Sopir

TAHAN : Ayub Panglipur Adi alias Ipung ditahan di Mapolsekta Sukun.

MALANG– Ayub Panglipur Adi alias Ipung, sopir angkot jurusan Arjosari Mergosono Gadang (AMG), sejak Jumat (15/3) sore lalu meringkuk di balik rutan Mapolsekta Sukun. Pria 30 tahun, warga Jalan Kolonel Sugiono III B, Kelurahan Mergosono – Kedungkandang ini, ditahan karena dilaporkan melakukan penganiayaan. Korbannya adalah Julianda Amansa, 28 tahun, warga Jalan Mayjend S Parman Gg I, Malang, yang juga sesama sopir AMG. Akibat penganiayaan tersebut, korban menderita luka robek di wajah hingga harus mendapat enam jahitan. “Dia ditangkap di bekas Terminal Gadang, setelah kami mendapat pengaduan dari korban. Ketika kami amankan, dia sama sekali tidak menolak dan mengakui perbuatannya,” ungkap Kapolsekta Sukun, Kompol Lukman Cahyono.
Penganiayaan yang dilakukan Ipung sendiri, terjadi Selasa (12/3) sore lalu sekitar pukul 17.00. Pemukulan itu terjadi di bekas Terminal Gadang. Kisahnya, sebelum tersangka memukuli korban, Ipung terlebih dahulu memiliki masalah dengan sesama sopir angkot lainnya karena masalah senggolan mobil. Ketika tersangka Ipung terlibat keributan dengan sopir lain, datang korban yang saat itu sedang mencari penumpang. Karena sesama sopir, melihat keributan itu korban mendekati dan menanyakan keributan itu. Namun bukannya pertanyaannya dijawab, tetapi tersangka yang menganggap korban sok jagoan ini malah menyambutnya dengan pukulan beberapa kali di wajahnya.
Merasa jiwanya terancam, dengan wajah berdarah korban lalu menyelematkan diri dengan lari ke dalam angkotnya. Selanjutnya lantaran tidak terima dengan kejadian yang dialaminya, korban langsung melaporkannya ke petugas Polsekta Sukun. “Sebetulnya laporan korban tanggal 12 lalu, namun baru kami periksa tanggal 14. Itu karena kondisi luka korban yang parah sampai membuatnya pingsan. Dari laporan itulah kami langsung menangkap pelakunya,” jelas Kanitreskrim Polsekta Sukun, Imam Mustaji.  Dalam pemeriksaan sendiri, Ipung, bapak dua anak ini mengaku khilaf. Pria yang istrinya tengah hamil tua ini, mengatakan kalau saat itu dirinya hanya emosi dan terpengaruh minuman keras. (agp/mar)