Istri Tak Digaji, Suami Mencuri

JAGA : Zaenal Arifin dijaga petugas Polsekta Lowokwaru.

MALANG– Dendam lantaran gaji bulanan istrinya belum dibayar, Zaenal Arifin, 19 tahun, nekat mencuri. Dia mengambil beberapa barang berharga di rumah majikan istrinya, yakni Sujarwati, 50 tahun, warga Jalan Ikan Mas VI, Kelurahan Tunjungsekar – Malang, Sabtu (9/3) lalu. Alasannya, barang-barang itu dicuri supaya gaji istrinya segera dibayar. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Bukannya gaji istrinya yang dibayar, tetapi warga Dusun Sumbernongko, Desa/Kecamatan Pagak yang kontrak rumah di Jalan Plaosan Malang ini, justru harus mendekam di balik terali besi Mapolsekta Lowokwaru. Penjual bakpao keliling ini, ditangkap dan dijebloskan penjara setelah dilaporkan pencurian. “Tersangka ini kami tangkap di rumahnya di Pagak, setelah bukti petunjuk bahwa dia pelakunya ada. Ketika kami amankan, dia sama sekali tidak mengelak tuduhan pencurian itu. Barang bukti yang kami amankan, diantaranya play station (PS), dua helm, HP, dua Ipad, uang Rp 100 ribu serta sebuah tas,” ungkap Kapolsekta Lowokwaru, Kompol Bayu Indra Wiguno.
Menurut pengakuan tersangka, aksi pencurian tersebut terjadi sekitar pukul 19.00. Ceritanya, malam itu sepulang jualan bakpao keliling, tersangka menemui istrinya Kholifah, yang kerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di rumah korban. Tujuannya untuk menanyakan pada istrinya apa sudah digaji. “Ketika saya tanya, istri saya mengaku belum digaji. Padahal sudah satu bulan lebih. Biasanya gaji istri saya sebesar Rp 400 ribu itu tidak pernah telat,” tutur tersangka Zaenal Arifin. Karena jengkel mendengar istrinya belum digaji, tersangka malam itu langsung merencanakan pencurian. Barang-barang berharga seperti PlayStation (PS), dua helm, HP, dua iPad, uang Rp 100.000 serta sebuah tas diambil dari dalam rumah majikannya. Dia bebas leluasa mencuri karena sang majikan saat itu sedang berada di Surabaya.
Setelah barang-barang dicuri, tersangka lalu mengajak istrinya pulang ke Pagak. Korban sendiri yang mengetahui kalau barang-barang di rumahnya hilang dicuri keesokan harinya lantas melaporkan ke petugas Polsekta Lowokwaru. Berdasarkan laporan itulah petugas lalu menyelidiki dan berhasil menangkap tersangka. “Sebetulnya saya sama sekali tidak ada niatan untuk mencuri barang-barang itu. Semua barang itu saya ambil, dengan harapan supaya gaji istri saya segera dibayar. Tetapi tidak tahunya saya malah ditahan,” ujar tersangka yang baru tujuh bulan menikah ini. (agp/mar)