Tiga Orang Rampok Truk

BARANG BUKTI : Inilah truk yang sempat dirampok dan ditinggal di Pasuruan.

WAJAK- Penjahat jalanan semakin berani. Bahkan, kini mereka juga nekat beraksi di tempat-tempat yang jauh dari kota. Buktinya, Sabtu (16/3) malam, tiga perampok menyatroni Dusun Jaruman, Desa/Kecamatan Wajak. Ketiganya merampas truk Mitsubishi, N 3027 CG saat hendak dimasukkan sopirnya, Supriyadi, 31 tahun, warga Desa Jambesari, Poncokusumo ke dalam garasi. Untuk melengkapi aksinya, kawanan ini juga membawa pistol air soft gun. Informasi yang dihimpun Malang Post, Supriyadi dan Syaiful Arief, kernetnya baru saja mengirim beras pukul 18.30. Tiba di garasi tempat truk buatan tahun 2003 itu parkir, Syaiful turun dari truk.
Dia lantas membuka pintu garasi agar truk bisa masuk. Tak diduga Supriyadi dan Syaiful, tiga orang mengendarai mobil Toyota Kijang LGX datang mendekat.
”Saya lantas ditodong pistol dan disuruh turun dari truk sambil memegang kepala,” kata Supriyadi kepada petugas Polsek Wajak. Sementara Syaiful yang melihat kejadian ini hanya bisa terdiam karena pelaku yang membawa pistol mengancam akan menembaknya. ”Kamu keluar garasi, tak tembak,” teriak pelaku tersebut. Hanya beberapa menit, Syaiful melihat sopirnya dinaikkan ke dalam mobil pelaku. Sedangkan pelaku lainnya mengemudikan truk senilai Rp 160 juta ini, mengikuti teman-temannya yang pergi dengan mobil Toyota Kijang LGX ke arah Barat. Setelah pelaku pergi, saat itu juga Syaiful melapor ke Mapolsek Wajak. ”Yang saya tahu, nomor polisi mobil perampoknya N 492 saja. Angka dan hurug belakangnya saya tidak ingat,” tutur Syaiful kepada petugas.
Anggota reskrim Polsek Wajak yang mendengar perampokan truk itu, langsung menyebarkan informasi ke beberapa jajaran Polres Malang. Belakangan, Supriyadi yang disekap dan mulutnya dilakban penjahat, dibuang di daerah Rejoso, Pasuruan. Dia ditolong beberapa warga dan diantar ke Mapolres Pasuruan. Sementara pelaku yang membawa truk, ternyata kabur saat truk yang dikemudikannya tertangkap polisi Lalu Lintas di perempatan Pasar Kebonagung, Pasuruan karena salah melanggar jalan. Anggota Lalu Lintas yang menangkap truk ini hanya mendapat SIM dan KTP  atas nama Supriyadi. Dianggap mencurigakan, polisi meminta agar truk dibawa ke Pos Kebonagung. Namun, kedua pelaku memilih kabur.
Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Bambang menerangkan, kasus ini dilimpahkan ke Mapolsek Wajak sesuai dengan tempat kejadiannya. ”Namun, dari hasil penggeledahan anggota kami, ditemukan pistol air soft gun yang digunakan untuk mengancam sopir dan kernet truk di Wajak,” paparnya. Dia menduga, truk itu akan dijual ke Probolinggo. Dikonfirmasi perihal kejadian ini, Kapolsek Wajak, AKP Sardikan membenarkannya. ”Saat ini, pelaku perampokan yang diketahui berjumlah tiga orang masih kami buru,“ terangnya. Bahkan, tim buru sergap (Buser) Satreskrim Polres Malang ikut melakukan pelacakan terhadap pelaku perampokan tersebut. (agp/big/mar)