Dikirimi SMS Nomor, Masuk Bui

JUDI :  Agung dan Nur ditahan karena judi togel.
MALANG – Dua pemuda warga Jalan Teluk Bayur Malang, sejak akhir pekan lalu harus meringkuk di balik rutan Mapolsekta Blimbing. Yakni Agung Yudha Prasetya, 24 tahun dan Nur Ahmad alias Sunut, 32 tahun. Keduanya dijebloskan ke dalam tahanan karena kedapatan mengecerkan judi kupon putih (togel). Kapolsekta Blimbing, Kompol Rofik Ripto Himawan, mengatakan penangkapan kedua pelaku judi togel ini, bermula dari laporan masyarakat. Warga mengeluh karena masih maraknya judi adu keberuntungan tersebut di wilayahnya. “Berdasarkan informasi tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, keduanya berhasil kami amankan di rumahnya masing-masing,” ungkap Rofik, sapaannya. Kali pertama yang ditangkap adalah Agung Yudha Prasetyo. Awalnya saat diringkus, Agung tidak mengakui. Namun setelah digeledah dan ditemukan nomor tombokan togel di BlackBerry miliknya, tersangka tidak bisa mengelak. Kemudian bersama dengan barang bukti HP berisi nomor togel dan uang Rp 225.000, tersangka dibawa ke Mapolsekta Blimbing.
“Saya ini sebetulnya bukan pengecer. Nomor di HP saya itu hanya SMS dari teman yang mengatakan kalau nomor itu jitu. Namun polisi tetap menangkap saya,” ujar Agung, sembari mengatakan kalau dirinya dulu memang pernah mengecerkan judi togel. Tak lama setelah menangkap Agung, petugas lalu membekuk Nur Ahmad alias Sunut, juga di rumahnya. Dari tangan Sunut ini, petugas mengamankan barang bukti selembar kertas berisi angka tombokan togel serta uang sebesar Rp 70.000. “Saat ditangkap itu saya baru saja jemput anak sekolah. Dan sobekan kertas yang dijadikan barang bukti itu, adalah titipan teman diminta untuk membelikan. Padahal selama ini saya sama sekali tidak pernah membeli apalagi mengecerkan togel,” ujar Nur Ahmad. (agp/mar)