Jambret Makin Tak Terkendali

KORBAN-KORBAN : Tiani dikerumuni beberapa tetangga, Tasmina menerangkan aksi jambret di kota Malang dan motor yang digunakan penjambret kalung Tiani.

MALANG- Polisi akhirnya benar-benar tidak berdaya menghadapi aksi penjambretan yang makin tak terkendali. Bahkan kini, penjahat jalanan itu leluasa menjalankan aksinya dimana saja. Kemarin pagi, dua penjambret memperdayai Hj Tasmina, 67 tahun, warga Jalan Kenanga Indah, Malang. Mereka merampas kalung emas seberat 16,5 gram yang dikenakannya. Akibat kejadian itu, selain sempat syok, dia juga menderita kerugian hingga Rp 8 juta. Namun, korban memilih tidak melapor ke polisi, melainkan hanya berharap supaya pelakunya apes dan dihajar massa. Dijelaskan dia, pagi itu sekitar pukul 06.00, korban keluar dari rumahnya untuk belanja sayur yang berada tidak jauh dari rumahnya.
Juragan mikrolet itu, mengaku hendak memasak sayur untuk dikirim ke petani yang sedang memanen padi di sawah miliknya. Usai memilih sayuran dan hendak membayar, tiba-tiba dia dikejutkan dengan kedatangan dua orang naik motor. ”Motornya berhenti persis di belakang saya. Begitu saya toleh, kalung saya ditarik seorang pelaku,” ujarnya. Begitu berhasil mendapatkan kalung ini, kedua pelaku kabur ke arah Utara. Sempat syok karena menjadi korban kejahatan, Tasmina pun berteriak minta tolong. Beberapa tetangganya dan pengguna jalan yang lewat, sempat berusaha mengejar kedua pelaku. Namun, mereka menghentikan pengejaran ketika salah satu pelaku mengeluarkan pedang dan mengacung-acungkan ke arah mereka.    
“Saya tidak tahu pelakunya memakai sepeda motor apa. Karena begitu merampas kalung, pelakunya langsung kabur. Wajahnya juga tidak terlihat karena mereka memakai helm,” terang Tasmina. Sementara itu, menjelang sore kemarin, dua jambret juga beraksi di Dusun Bunut, Desa Tunjungtirto, Singosari. Keduanya merampas kalung emas seberat 30 gram milik Tiani, 50 tahun, warga sekitar yang sedang duduk-duduk di teras rumahnya. Meski berhasil mendapatkan kalung, namun kedua pelaku meninggalkan motornya, Yamaha Mio Soul, N 5965 JL tidak jauh dari lokasi kejadian karena jatuh. Motor tersebut, langsung diamankan di Mapolsek Singosari.
Informasi yang didapat, Tiani yang menderita stroke sedang duduk sendirian di teras rumahnya. Melihat hal ini, dua pelaku yang sudah mengincar kalung emas yang dipakainya, berhenti dan turun dari motor. Seketika, kalung itu ditarik. Tiani pun berteriak minta tolong hingga membuat tetangganya berdatangan. Saat itulah, pelaku yang panik, terjatuh dari motornya setelah roda depan motor masuk ke dalam selokan kecil. ”Kami tidak tahu ada apa. Yang satu langsung lari, sedangkan yang jadi jokinya sempat kita tolong karena kepala dan wajahnya luka. Ternyata setelah dia ditolong mobil pick up bermuatan LPG yang lewat, baru tahu kalau mereka jambret,” ujar Tarmini, salah satu warga. Saat ditolong, warga sempat hendak membawanya ke puskesmas. Begitu tahu ada warganya yang kejambretan, mereka menghubungi petugas Polsek Singosari. Sedangkan beberapa warga lainnya memburu pelaku yang terluka. Namun, belakangan pelaku tersebut turun di pertigaan Karanglo dan berpindah naik bus menuju Utara. (agp/mar)