Ratusan Tanaman Kopi Dirusak

MALANG- Ratusan tanaman kopi di Kabupaten Malang dirusak oleh orang tak dikenal tadi malam. Akibat kejadian itu, tanaman kopi siap panen mengalami kerusakan parah. Pemilik kopi pun mengalami kerugian materi lebih dari Rp 100 juta lebih. Pasalnya, sekali panen, tanaman kopi bisa menghasilkan Rp 8 juta per kwintalnya untuk 5 panenan. Data yang didapat, tanaman kopi yang dirusak orang tak dikenal milik Sukro, 38 tahun, warga Dusun Arjoyoso RT07 RW02, Desa Ampelgading, Tirtoyudo. Sukro yang juga menjadi Ketua RT ditempat itu, tanaman kopi seluas 2.500 meter persegi rusak.  200 pohon kopi juga ditebang. Akibatnya, Sukro mengalami kerugian Rp 2 juta per sekali panen untuk tanaman kopi miliknya."Ada 200 pohon kopi milik saya yang dirusak dan ditebang orang. Kejadianya Jumat malam," ungkapnya kemarin. Kata dia, aksi ini diketahui pertama kali oleh Juari, warga RT07 RW01 Desa Gandungsari.  Saat itu, Juari hendak pergi ke pasar untuk menjual kambing. Saat melintas dijalan setapak dekat tanaman kopi miliknya, Juari lantas memberi tahu pemilik kopi. "Jika dihitung kerugian, sekitar Rp 100 juta lebih. Anehnya, buah kopi tidak diambil pelakunya," tutur Sukro. Menurutnya, pohon kopi miliknya sengaja dirusak dan ditebang begitu saja. Ia menduga, aksi ini ada kaitannya dengan suasana jelang Pilihan Kepala Desa (Pilkades) ditempat itu. "Saya tidak menuduh siapa orangnya. Kalau hal ini dikaitkan dengan pilkades bisa saja. Soalnya, saya sendiri adalah panitia pilkades. Namun, setiap malam di rumah saya memang banyak warga yang datang," tegasnya. (bj/mar)