Diduga Hendak Mencuri, Dimassa

TKP : Rumah dr Bambang yang disatroni oleh Prambudi Wicaksono dan dua temannya.

MALANG- Prambudi Wicaksono, 41 tahun, Jumat (22/3) petang lalu babak belur dihakimi warga sekitar Jalan Cisadane Malang. Warga Jalan Candi Badut, RT05 RW02, Kelurahan Mojolangu, Lowokwaru ini, dijadikan bulan-bulanan warga karena ditengara sebagai pencuri. Dia dipukuli saat menunggu dua temannya yang beraksi mencuri di rumah nomor 2 milik dr Bambang. Setelah kondisinya babak belur, oleh warga Prambudi langsung diserahkan ke petugas Polsekta Blimbing. Sedangkan dua orang temannya berhasil meloloskan diri dengan melompati atap rumah warga. "Kalau menurut warga, ada yang bilang pelaku dua ada yang tiga. Tetapi yang menunggu di depan satu yang ditangkap itu," ujar Adi, warga sekitar.
Menurut pemuda ini, kejadian yang memancing amarah warga ini terjadi sekitar pukul 17.30. Sebelum beraksi menyatroni rumah dr Bambang ini, Prambudi serta dua temannya terlebih dahulu mondar-mandir di depan rumah. Setelah mengawasi kondisi sekitar rumah sepi mereka lalu berhenti. Dua teman Prambudi masuk ke dalam rumah dengan merusak jendela dan teralis besi. Sedangkan Prambudi sendiri, yang diketahui dalam kondisi mabuk minuman keras menunggu di luar didekat sepeda motor Yamaha Vega. Ketika sedang duduk sembari mengawasi sekitar inilah, salah satu warga sekitar yang kebetulan melintas curiga dengan gerak-gerik Prambudi. Pasalnya saat diawasi pandangan Prambudi selalu mengawasi rumah korban dan kondisi sekitar. Karena gerak-geriknya itulah, saksi selanjutnya memberitahukan kepada warga sekitar dan melaporkan ke petugas keamanan.
Selanjutnya warga bersama-sama mendatangi tersangka. Ketika ditanya Prambudi mengatakan sedang membetulkan busi sepeda motornya. Dan saat ditanya tujuan dan identitasnya, dia mengaku mau ke Pasar Induk Gadang untuk kulakan sayur dan tidak membawa KTP.  “Namun ketika digeledah ditemukan KTP dan tidak memiliki uang. Karena pengakuannya yang selalu berbelit serta di rumah dr Bambang jendela serta teralisnya diketahui rusak itulah, akhirnya warga langsung memukulinya,” terang Adi. Tak lama setelah warga menghakimi Prambudi, petugas Polsekta Blimbing datang ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga. Selanjutnya bersama-sama dengan warga, petugas lalu mengepung dan mencari keberadaan dua pelaku yang ada di dalam. Namun saat dilakukan penggeledahan, dua pelaku sudah kabur dengan menjebol atap.  (agp/mar)