Rampok Guncang Bantur

BANTUR- Aksi perampokan kembali mengguncang wilayah Kabupaten Malang. Sabtu (23/3) dini hari kemarin, diketahui berjumlah dua pelaku perampokan beraksi di Dusun Krajan, Desa Sumberbening, Bantur, Kabupaten Malang. Sasarannya adalah rumah milik Siani, 60 tahun warga sekitar.
Dalam aksinya, selain menyekap korban beserta dua orang penghuni lainnya, pelaku juga berhasil membawa sejumlah perhiasan emas senilai Rp. 15 Juta. Kasus ini sendiri sudah dilaporkan ke Polsek Bantur. “Benar, terjadi kejadian perampokan. Petugas kami sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memintai keterangan saksi,“ kata Kapolsek Bantur, AKP M Azwandi, saat dihubungi Malang Post kemarin 
Informasi yang berhasi dihimpun, kejadian itu berlangsung pada pukul 02.00 dini hari. Dengan mencongkel jendela samping rumah korban, kemudian kedua pelaku masuk ke dalam rumah. Selanjutnya, kedua perampok itu masuk ke dalam kamar nenek Siani, kemudian menyekapnya, yang saat itu kondisi sedang tertidur lelap.
Siani, yang tersadar tak bisa berbuat apa-apa. Kemudian dua pelaku masuk ke salah satu kamar, yang berisi anak serta menantu Siani. Dikamar itu, kedua perampok juga melumpuhkan para penghuninya yang sedang tertidur. Setelah sukses melempuhkan ketiga penghuni itu, kedua perampok itu langsung mengacak-acak isi rumah, untuk mencari barang berharga.
“Pelaku menyikat sejumlah perhiasan emas yang terletak di dalam lemari korban. Kata korban tadi, perhiasan itu senilai 15 Juta,” ucap Azwandi. Setelah sukses menyikat perhiasan itu, kedua pelaku perampok kabur. Kejadian itu, diketahui pertama kali oleh Suratmin, 35 tahun, anak kedua Siani.
Saat itu dia yang terbangun sekitar pukul 05.00, mendapati ketiganya dalam keadaan terikat serta mulut dilakban. Usai menolong ketiganya, Suratmin langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Bantur. (big)