Curanmor Nyaris Lolos Hukuman

MALANG– Andai polisi lalai, boleh jadi Prambudi Wicaksono, 41 tahun, lolos dari hukuman. Warga Jalan Candi Badut RT05 RW02, Mojolangu Malang ini kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di daerah Lowokwaru. Jumat (22/3) malam, Prambudi dihajar massa karena dipergoki hendak melakukan pencurian di rumah dr Bambang, warga Jalan Cisadane 2 Malang. Ketika itu, dia yang berhasil diamankan anggota Polsekta Blimbing, hanya dijerat tindak pidana ringan (tipiring) karena belum ketahuan mencuri bersama seorang temannya yang kabur. “Awalnya dia memang tutup mulut ketika kami periksa secara intensif. Namun, setelah diperiksa berulangkali, dan ada informasi yang masuk tentangnya, diketahui kalau tersangka merupakan DPO Polsekta Lowokwaru karena curanmor,” ujar Kanitreskrim Polsekta Blimbing, AKP Nanang Widodo. Termasuk, lanjutnya, motor Yamaha Vega yang dijadikan sarana mencuri bersama dua temannya di Jalan Cisadane 2 Malang ternyata diketahui pula sebagai motor hasil kejahatan. “Sebab itu, dia kami limpahkan ke Mapolsekta Lowokwaru,” tegasnya. Sementara itu Kapolsekta Lowokwaru, Kompol Bayu Indra Wiguno, membenarkan adanya pelimpahan tersebut. Hanya saja pihaknya masih melakukan pendalam kasusnya. Pasalnya ada dugaan, Prambudi ini terlihat sejumlah kasus curanmor yang selama ini terjadi di wilayah Lowokwaru. Termasuk kasus kejahatan lain seperti pencurian dalam rumah kosong. “Memang ada pelimpahan tetapi kami masih mendalami dan mengembangkan kasusnya. Yang bersangkutan sekarang masih dikeler dan diperiksa intensif oleh anggota untuk mengembangkan ke pelaku lainnya,” terang Bayu. (agp/mar)