Mohon Ma'af, website sedang perbaikan.
Dapatkan Update Berita Terbaru di :
        www.malangpost.net

Dikenal Baik dan Khusyuk Beribadah

PASCA mendengar bunuh diri suaminya dari Mahdi Maulana, Kepala Desa Ngijo, Ribawanti mengurung dirinya di dalam rumah. Sesekali dia memilih berada di dalam kamarnya saat para pentakziah pulang.  Pantauan Malang Post, mengenakan jilbab hitam, ibu tiga anak serta satu cucu ini, terus mendapat ucapan bela sungkawa dari tetangga serta teman kerjanya di minuman Yakult. Banyak pihak yang merasa kehilangan Tujianto. Selain karena dikenal sangat baik, Tujianto ini juga dikenal sangat khusyuk beribadah. “Saya sendiri kaget begitu mendapat kabar kalau pak Tuji (panggilan Tujianto) meninggal tertabrak KA. Padahal dia ini sangat baik. Dan dia selalu menjadi imam salah berjamaah di musala sini,” terang tetangga korban yang enggan menyebutkan namanya. Hal yang sama juga dikatakan Mahdi Maulana. Ketika dikonfirmasi, dia mengaku sangat kehilangan sosok perangkat desa yang dinilai sangat baik. Selain jujur dan bertipikal kerja keras, Tuji pandai bergaul dan pintar menjaga perasaan orang. “Dia itu sangat baik, sama sekali tidak pernah ada masalah saat bekerja. Bahkan, selama ini dia sama sekali tidak pernah cerita kalau ada masalah. Kalaupun memang ada masalah, mungkin permasalahan intern keluarga. Yang jelas dalam pekerjaan sebagai perangkat desa tidak ada masalah apapun,” tegasnya. (agp/mar)

Please publish modules in offcanvas position.