Dililit Kriditan, Mahasiswa Nyuri Laptop

DAU- Seorang pencuri laptop, yang statusnya masih mahasiswa di sebuah PTS ternama Kabupaten Malang, diciduk petugas Polsek Dau. Tersangkanya, Arif Prasetyawan, 25 tahun warga Jalan Tirto Utomo Gang 6 Landungsari, Kecamatan Dau. Pria yang juga bekerja menjadi kuli bangunan ini, nekat mencuri laptop karena terdesak angsuran kredit sepeda motor.
Laptop yang dicuri Arif, merek Toshiba L645 dan Acer senilai Rp 9,3 juta. Pencurian itu dilakukan di indekosan mahasiswa Abdil Bar Isnaino Wijaya dan Huntoro asal Sorong Timur. Keduanya indekost di Jalan Tirto Utomo Gang X/ 30 Desa Landungsari.
Menurut Kapolsek Dau, Kompol Zein Mawardi, Arif tak bekerja sendirian dalam kejahatannya itu. Dia ditemani rekannya sebut saja Alap-alap (nama samaran), yang sedang dikejar polisi. Arif menyikat laptop Toshiba milik Abdil, sedangkan Alap-alap membawa kabur Acer.
“Kami masih kejar tersangka pencurian lainnya, aksi mereka dilakukan 10  Maret lalu,” katanya.
Modusnya, Arif memanfaatkan kedekatannya dengan Abdil untuk masuk kamar korban. Kemudian, 10 Maret lalu ketika kamar kost sepi, dia dan Alap-Alap beraksi. Kebetulan saat itu, semua penghuni kost sedang ngopi di pinggir jalan.
“Pelaku kenal dengan korban, lalu memanfaatkan kedekatannya untuk masuk kamar kos,” imbuh Kapolsek.
Pelaku sendiri kemudian ditangkap 24 Maret, ketika berada di daerah Jetis. Dia mengakui perbuatannya bersama Alap-Alap. Namun dua barang bukti terlanjut dilempar pada orang lain.“Modus seperti ini, seringkali terjadi di tempat kos mahasiswa. Karena itu  sebaiknya waspada,” imbuh Zein.
Dihadapan polisi, Arif mengaku mencuri karena kepepet biaya kredit sepeda motor. Lantas, dia mengajak Alap-alap untuk mempermudah membawa harta korban. “ Jujur saya benar-benar sedang kepepet, dan baru sekali itu mencuri,’’akunya. (ary/lyo)